Sempat Diklaim Lumajang, Wisata Air Terjun Tumpak Sewu Milik Kabupaten Malang | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Sempat Diklaim Lumajang, Wisata Air Terjun Tumpak Sewu Milik Kabupaten Malang

  • 21-02-2019 penulis : Agung Priyo
  • Editor :junaedi
  • dibaca :12539
Sempat Diklaim Lumajang, Wisata Air Terjun Tumpak Sewu Milik Kabupaten Malang Wisata Coban Seru ditetapkan masuk wilayah Kabupaten Malang setelah sempat diklaim masuk wilayah Kabupaten Lumajang.

MALANG- Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Malang, M Rofiq, mengklaim sengketa tempat wisata Air Terjun Coban Sewu atau Tumpak Sewu antara Pemkab Kabupaten Malang dan Lumajang selesai. Sesuai Permendagri nomer 86 tahun 2013, distinasi wisata ini masuk wilayah Kabupaten Malang.

“Dalam Permendagri tersebut, Tumpak Sewu berada di wilayah Kabupaten Malang,” ujar Rofik, Rabu (20/1).

Penetapan wilayah wisata air terjun ini lanjutnya, berdasarkan letak geografis, bahwa wisata tersebut berada di Desa Sidorenggo, Ampelgading, Kabupaten Malang.

Batas-batas wilayah antara Kabupaten Malang dengan Kabupaten Lumajang pun, juga sudah menjelaskan bahwa wisata tersebut berada di wilayah Kabupaten Malang.

 

“Sehingga tidak benar bila Pemkab Lumajang mengklaim Coban Sewu berada di wilayahnya," tuturnya.

Sebelumnya, Pemkab Lumajang sudah dua kali mengklaim Air Terjun Coban Sewu, yang mirip dengan wisata air terjun Niagara di perbatasan Amerika Serikat dan Kanada tersebut berada di wilayahnya. Pertama, Pemkab Lumajang memasukkan Coban Sewu dalam lomba Anugerah Pesona Indonesia (API) 2017.

Air Terjun Coban Sewu, yang oleh warga Lumajang disebut Tumpak Sewu, masuk dalam Kategori Surga Tersembunyi Terpopuler (Most Popular Hidden Paradise) API 2017 lalu. Setelah itu, Pemkab Lumajang kembali mengajukan Coban Sewu dalam ajang Anugerah Wisata Jawa Timur.

 

Atas klaim tersebut, Disparbud Pemkab Malang secara resmi sudah melayangkan surat protes kepada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur mengenai masalah tersebut.

Data Disparbud Pemkab Malang, ada179 tempat wisata baik pantai dan wisata desa. 44 di antaranya adalah wisata pantai, 18 wisata terjun atau wisata desa.

“Wisata desa itu dibagi dua kategori, yaitu wisata desa mandiri dan wisata desa maju,” terangnya.

Selanjutnya, Wisata Desa Maju terdapat 12 titik lokasi. Di antaranya Wisata Desa Krabyakan, Desa Sidoluhur, Kecamatan Lawang dan Desa Wisata Sanankerto, Turen. Lalu ada juga wisata adventure atau wisata petualangan. (agp)


BERITA TERKAIT