Di Kota Batu Bayar PBB Cukup dengan Sampah | Berita Terbaru Hari ini

Close

Di Kota Batu Bayar PBB Cukup dengan Sampah

  • 2019-02-22 penulis : kerisdianto
  • Editor :junaedi
  • dibaca :4033
Di Kota Batu Bayar PBB Cukup dengan Sampah Simulasi pembayaran PBB dengan sampah di kota Batu saat peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN), Kamis (21/2).

BATU-Peringatan Kota Batu membuat terobosan yang simpatik di Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN), Kamis (21/2). Bertempat di peternakan kuda PT. Megastar Indonesia, Desa Oro-Oro Ombo, Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko melaunching program membayar Pajak Bumi Bangunan (PBB) cukup dengan sampah. 

Menurut Dewanti, Program ini menjadi komitmen dalam menjaga kelestarian lingkungan di Kota Wisata ini. Dengan begitu masyarakat akan sadar betapa pentingnya menjaga lingkungan.

Di acara itu Pemkot Batu juga memberikan penghargaan kepada Kapolres Batu, AKBP Budi Hermanto sebagai bapak penggerak lingkungan. Termasuk sekolah dan instansi lain yang memiliki kepedulian tentang sampah.

Menurut Kepala DLH Kota Batu, Arif As Siddiq program bayar PBB dengan sampah ini, khusunya untuk sampah organik.

"Ada sekitar 70 jenis sampah yang bisa ditukarkan di bank sampah di masing-masing desa. Dari hasil timbangan sampah itu yang kemudian dihargai dan bisa sebagai pembayaran PBB," terangnya. 

Dirincinya,  sampah yang bisa ditimbang, plastik bening per kg  Rp 1.400, kresek  Rp 325, botol bening Rp 3.100, CD/DVD Rp 3.000, buku tulis Rp 1.800, kertas semen Rp 2.700, tembaga super Rp 41.500, dan banyak lagi.

Untuk memperjelas cara pembayaran. Juga digelar simulasi pembayaran PBB dengan sampah. Yang mana masyarakat cukup membawa sampah yang sudah dipilih dahulu. Kemudian ditimbang sesuai jenis sampah. 

Dalam penimbangan di Desa/Kelurahan melalui Bank Sampah LH. Masyarakat cukup membawa SPPT PBB. Setelah mendapatkan bukti pembayaran, kemudian masyakat membawa bukti tersebut ke Bank Jatim dan menerima pelunasan PBB. 

Saat ini, terdapat 122 Bank Sampah LH yang tersebar di 24 desa /kelurahan di Kota Batu. Dengan nasabah bank sampah yang telah tercatat sebanyak 90 orang. 

"Kami ingin dengan program ini masyarakat bisa berpartisipasi. Selain menjaga lingkungan juga meningkatkan partisipasi dalam membayar PBB," pungkasnya.(eri/ary)
 


BERITA TERKAIT