KPI Jakarta: Metro TV Beritakan Capres Tidak Berimbang | Berita Terbaru Hari ini

Close

KPI Jakarta: Metro TV Beritakan Capres Tidak Berimbang

  • 2019-03-12
  • Editor :goly
  • dibaca :52260
KPI Jakarta: Metro TV Beritakan Capres Tidak Berimbang Ilustrasi

JAKARTA - Pemberitaan Metro TV terkait Pilpres 2019 disorot komisi penyiaran. Berdasarkan temuan, Metro TV menampilkan pemberitaan tidak berimbang antara paslon nomor urut 01 dan paslon nomor urut 02.


"Hasil monitoring kami mengatakan konten pemberitaan terkait paslon nomor 01 dan 02 ada disparitas frekuensi yang cukup tajam," kata  Puji Hartoyo, Ketua Bidang Pengawasan Isi Siaran Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) DKI Jakarta.


Senin (11/3), pihak Metro TV memenuhi panggilan KPID DKI Jakarta untuk dimintai klarifikasi. Dalam forum itu pihak Metro TV menyampaikan komitmen akan melakukan perbaikan dalam pemberitaan ke depannya.


Selain Puji Hartoyo, rapat klarifikasi dihadiri juga Ketua KPID DKI Jakarta, Kawiyan, dan Anggota Bidang Pengawasan Isi Siaran, Arif Faturrahman. Adapun dari pihak Metro TV hadir antara lain Fifi Aleyda Yahya (Head Corporate Communication), Kabul Indrawan (Newsgate Manager) dan Budiono (Sekjen Redaksi).


Berdasarkan temuan KPID DKI Jakarta, Metro TV menayangkan berita-berita tentang Pilpres 2019 dengan tidak berimbang. Dengan perbandingan, 78% untuk berita terkait pasangan calon 01, netral 15%, dan 7% untuk paslon 02.


Selain sisi frekuensi dan durasi yang tidak berimbang, dikatakan Puji, tone pemberitaan Metro TV untuk paslon 01 dan 02 juga berbeda. Semua konten pemberitaan mengenai pasangan calon 01 cenderung positif sementara pemberitaan mengenai pasangan calon 02 lebih cenderung negatif.
"Untuk 01 memiliki kecenderungan tone positif, tapi untuk 02 sebaliknya," imbuh dia.


Ketua KPID DKI Jakarta, Kawiyan mengingatkan, dalam Pasal 5 huruf 1 UU 32/2002 tentang Penyiaran disebutkan bahwa media penyiaran harus memberikan informasi yang benar, seimbang, dan bertanggung jawab. Kemudian pada Pasal 36 ayat 4 disebutkan bahwa isi siaran wajib dijaga netralitasnya dan tidak boleh mengutamakan kepentingan golongan tertentu.
"Karena itu kami minta agar Metro TV memperbaiki kebijakan redaksionalnya agar ketidakberimbangan ini segera diperbaiki," tegas Kawiyan.


Kawiyan


BERITA TERKAIT