KPU Klaim 2.400 Surat Suara Salah Kirim Sudah Didistribusikan Ulang | Berita Terbaru Hari ini

Close

KPU Klaim 2.400 Surat Suara Salah Kirim Sudah Didistribusikan Ulang

  • 2019-03-18
  • Editor :junaedi
  • dibaca :972
KPU Klaim 2.400 Surat Suara Salah Kirim Sudah Didistribusikan Ulang ilustrasi surat suara.(dok.detikcom)

Klikapa.com -Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman mengklaim surat suara untuk Pemilu 2019 yang salah kirim ke Hong Kong telah didistribusikan ulang ke negara tujuan awal.

Sebelumnya, Bawaslu menemukan ada 2.400 surat suara yang seharusnya dikirim ke Tawau, Malaysia dan Manila, Filipina malah dikirim ke Hong Kong.

"Kita sudah minta untuk melakukan penarikan dan didistribusikan kembali sesuai alamat tujuan awal," kata Arief kepada media saat di Kompleks MPR/DPR, Jakarta, Senin (18/3).

Arief mengaku telah meminta kepada kelompok kerja (Pokja) luar negeri yang terdiri dari KPU dan Kementerian Luar Negeri untuk menindaklanjuti persoalan itu. Ia menyatakan KPU dan Kemenlu telah melakukan penarikan dan melakukan pendistribusian ulang surat suara tersasar itu sesuai alamat semestinya.

"Kami sudah meminta revisi terkait untuk mengecek kejadian itu dan mereka sudah memberikan laporan termasuk tindakan yang akan diambil," kata dia.

Lebih dari itu, Arief mengaku heran karena tak semestinya surat suara bisa salah kirim dan tak sesuai alamat tujuan. Ia menyatakan pihaknya telah memberikan standar operasional prosedur (SOP) kepada pihak terkait untuk ditaati secara saksama agar tak terjadi kesalahan saat implementasi di lapangan.

"Karena kita sudah minta, sejak dia [surat suara] dilipat itu sudah diketahui dia akan di wilayah mana, bahkan ketika dimasukkan dalam kardus, kardusnya juga kita minta diidentifikasi," kata dia.

Arief menyatakan belum mengetahui secara pasti pihak mana yang melakukan kesalahan pengiriman tersebut. Ia hanya menjamin pihaknya akan menyelesaikan persoalan tersebut agar tak mengganggu proses penyelenggaraan pemilu.

"Kalau saya prinsipnya anda harus selesaikan pada tanggal sekian ini harus terkirim ke tempat tujuan yang sebenarnya," kata dia

Sebelumnya, Anggota Bawaslu Mochamad Afifuddin mengatakan akan menyurati KPU terkait temuan 2.400 surat suara 'nyasar' ke Hong Kong.

"Ada surat suara salah kirim, yang mestinya ke Tawau, Malaysia dan ke Manila, Filipina dikirim ke Hong Kong. Sudah kita


BERITA TERKAIT

close