Spiritus Tumpah, Kios Tambal Ban dan Rumah Nyaris Rata Tanah | Berita Terbaru Hari ini

Close

Spiritus Tumpah, Kios Tambal Ban dan Rumah Nyaris Rata Tanah

  • 2019-03-18 penulis : Fino
  • Editor :junaedi
  • dibaca :1395
Spiritus Tumpah, Kios Tambal Ban dan Rumah Nyaris Rata Tanah Petugas Damkar dan Polsek Lowokwaru saat berada di lokasi kebakaran Jalan Manggar, Kota Malang (18/3).

MALANG –Lagi, kios bensin eceran dan tambal ban terbakar di Kota Malang. Kejadiannya di Jalan Manggar 21, RT 06 RW 10 Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang Senin (18/3). 

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun tempat usaha milik Sulkhan, 60, termasuk, satu unit motor dan rumah korban nyaris tak tersisa, hangus.

Sebelumnya, kebakaran yang menghabiskan kios tambal ban dan bensin eceran di Jalan Laksamana Martadinata, Minggu (17/3). dalam kejadian ini tiga unit motor dan panel PLN ikut terbakar.

“Korban, sedang menambal ban. Korban memakai tungku api rakitan untuk menambal ban dari sepeda motor konsumennya,” kata Kapolsek Lowokwaru, Kompol Pujiono, menirukan pengakuan korban. 

Kejadiannya sekitar pukul 13.00. Korban yang berada di rumah sekaligus kios usaha tambal ban, sedang menambal ban dengan tungku api rakitan berbahan bakar spirtus. 

Saat itu tungku rakitan itu sedang ada api, korban tidak sengaja menyenggol wadah berisi spiritus. Tumpahan sepiritus itu segera tersambar api.

Segera saja api itu membara dan menyambar botol-botol bensin yang ada. Tak hanya itu saja, api juga membakar tabung LPG melon tiga kilo.

Tabung gas melon yang panas akhirnya menimbulkan ledakan api. Akibatnya, bangunan kios tambal ban, serta satu unit sepeda motor Yamaha Jupiter MX milik korban, hangus. 

Korban sempat berupaya menyelamatkan barang-barang miliknya.
Tapi, kedua tangannya malah tersulut api. Korban pun mengurungkan niatnya. 


Warga sekitar yang melihat kejadian ini, berupaya memberikan bantuan. Namun lantaran api kian membesar, segera meminta PMK Kota Malang dan Polsek Lowokwaru.

Korban pun segera dilarikan ke RSSA Malang untuk mendapatkan pengobatan.

Menurut Kanit Reskrim Polsek Lowokwaru, Iptu Sochib diduga korban lalai saat memadamkan tungku api rakitan yang berisi bahan bakar spirtus. Api dari tungku tambal ban itu penyebab kebakaran.

“Selain tambal ban, korban memang menjual bensin serta gas elpiji 3 kilogram,” tambah Sochib. 

Disebutkan, kasus ini sedang ditangani. Seangkan kerugian


BERITA TERKAIT