Tak Kunjung Dieksekusi, Terpidana Mati kembali Impor Sabu | Berita Terbaru Hari ini

Close

Tak Kunjung Dieksekusi, Terpidana Mati kembali Impor Sabu

  • 2019-03-21
  • Editor :junaedi
  • dibaca :2150
Tak Kunjung Dieksekusi, Terpidana Mati kembali Impor Sabu Terpidana mati Efendi salam (dua kanan) tak jera melakukan bisnis narkoba. (dok.tribun)

Klikapa.com -Badan Narkotika Nasional (BNN) Sumatra Utara mengungkap terpidana mati kasus narkoba, Efendi Salam Ginting kembali melakukan impor sabu dari Malaysia. Hal itu diungkap setelah kaki tangannya tertangkap.

Efendi Salam Ginting kini ditahan di LP Tanjung Gusta, Sumut. Ia terpidana mati karena kasus narkoba. Ketika itu ia mengimpor setidaknya 3 kg sabu dan  174 burit Ekstasi dari Malaysia tahun 2015. 

Karena tidak kunjung dieksekusi meski proses hukumnya sudah sampai kasasi, kini Efendi kembali mengimpor sabu dari Malaysia. Terakhir diketahui dari para kurirnya, jika ditotal setidaknya 8 kg sabu telah diimpornya.

Mengutip dari antara, Kepala BNN Sumut, Brigjen Pol Atrial mengatakan pihaknya mengamankan tujuh orang tersangka yang semuanya merupakan kaki tangan Efendi. Itu sekaligus membuktikan bahwa terpidana itu masih aktif mengendalikan bisnis narkoba dari balik penjara.

Menurut Atria, para kurir  Efendi itu memiliki peran masing-masing. BNN dalam hal ini menyita dua unit sepeda motor, 11 unit handphone, uang tunai Rp 2 juta, Rp 135 ribu, dua tas jinjing, dan satu unit sampan.

"Tersangka dijanjikan upah Rp 59 juta, jika narkoba tersebut sampai ke tempat tujuan," kata Atrial seperti dilansir antara, Kamis (21/3).

Sementara, terpidana Efendi, 46, mengaku, tak jera berbisnis narkoba meski dirinya telah divonis hukuman mati. Ia nekat transaksi narkoba sebagai pengendali.

"Saya tidak menyesal pengedar narkoba, pekerjaan ini dilakukan sejak tahun 2015," ujar Efendi.

Dia mengatakan, mengedarkan narkoba adalah cara paling cepat untuk mendapatkan uang.

"Saya juga diberikan upah untuk menjual narkoba," katanya.

 

sumber antara
 


BERITA TERKAIT