Sangkal Tuduhan Romi, Khofifah Mengaku Tak Punya Kopetensi Rekrutmen di Kemenag | Berita Terbaru Hari ini

Close

Sangkal Tuduhan Romi, Khofifah Mengaku Tak Punya Kopetensi Rekrutmen di Kemenag

  • 2019-03-23
  • Editor :junaedi
  • dibaca :2487
Sangkal Tuduhan Romi, Khofifah Mengaku Tak Punya Kopetensi Rekrutmen di Kemenag Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.(ist)

SURABAYAK -Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa membantah pernyataan Romahurmuziy alias Romy tersangka suap jual beli jabatan di Kementerian Agama. Itu lantaran dirinya mengaku tidak memiliki kopentensi ikhwal rekrutmen di Kementrian Agama (Kemenag).

Lebih dari itu, Khofifah menegaskan dirinya tidak pernah merekomendasikan Haris Hasanudin kepada Romy agar dibantu menjadi Kepala Kanwil Kemenag Jatim.

Khofifah mengaku tak mengenal Haris Hasanudin secara personal. Khofifah mengenal Haris sebatas karena dia pernah menjadi Kepala Kanwil Kemenag Jatim dan di Kepala Kanwil Kemenag Surabaya. 

"Secara personal tidak, tetapi bahwa beliau pernah Kepala Kemenag Surabaya. Beliau sempat plt Kemenag Jatim, saya sempat ketemu di pengajian sekali, kemudian saya sempat ketemu lagi di Raker Pim setelah mejadi Gubernur. Saya ketemu lagi ketika beliau audiensi di sini, itu Pak Haris datang dengang tim dan saya juga menerima dengan tim," katanya kepada wartawan di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Sabtu (23/3).

Khofifah mengaku baru belakangan ia mengetahui kalau Haris merupakan menantu M. Roziqi Ketua Tim Suksesnya semasa proses Pilgub Jatim. Roziqi sendiri merupakan tokoh lama di Jatim, dia juga pensiunan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jatim.

Khofifah menegaskan, dirinya tidak berkompten untuk mengomentari proses rekrutmen yang ada di Kementerian Agama. 

"Karena saya tidak pada posisi yang bisa memberi penjelasan panselnya darimana karena itu kewenangan dari tim open bidding," katanya.

Sebelumnya, Khofifah membantah pernyataan Romahurmuziy alias Romy tersangka suap jual beli jabatan di Kementerian Agama. Khofifah menegaskan dirinya tidak pernah merekomendasikan Haris kepada Romy agar dibantu menjadi Kepala Kanwil Kemenag Jatim.

Seperti diketahui, setelah melakukan OTT, KPK menetapkan Romahurmuziy, Muhammad Muafaq Wirahadi, dan Haris Hasanuddin sebagai tersangka kasus jual beli jabatan.

KPK menduga Rommy menerima suap Rp300 juta, supaya Muafaq dan Haris lolos seleksi menjadi pejabat tinggi di Kementerian Agama. 

Terkait Kasus itu Romahurmuziy menyebut-sebut Khofifah Indar Parawansa yang memberikan rekomendasinya. 


BERITA TERKAIT