Polda Metro Jaya Resmi Tahan Tokoh PA 212 karena Kasus Penggelapan | Berita Terbaru Hari ini

Close

Polda Metro Jaya Resmi Tahan Tokoh PA 212 karena Kasus Penggelapan

  • 2019-04-05
  • Editor :junaedi
  • dibaca :3144
Polda Metro Jaya Resmi Tahan Tokoh PA 212 karena  Kasus Penggelapan Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono.(ist)

JAKARTA -Polda Metro Jaya resmi menetapkan salah satu tokoh Persaudaraan Alumni (PA) 212, Ustad Buchari Muslim (UBM) sebagai tersangka dan menahannya terkait kasus dugaan penipuan dan penggelapan visa jamaah haji.

"Setelah dilakukan pemeriksaan sebagai tersangka dan kapasitas penyidik akhirnya tersangka dilakukan penahanan sampai sekarang," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Jumat (5/4).

Argo menuturkan pengusutan kasus tersebut berdasarkan laporan dari M Jamaludin pada 28 Juni 2018. Laporan itu diterima dengan nomor LP/3368/VI/2018/PMJ/Ditreskrimum.

Dijelaskan, kasus itu bermula ketika tersangka ABM menawarkan pengurusan visa haji kepada 27 orang jamaah Jamaludin. ABM dan Jamaludin kemudian bertemu di depan Kedutaan Besar Arab Saudi dan melakukan transaksi. Korban menyerahkan uang US$136.500 berikut 27 paspor kepada ABM untuk pengurusan visa haji furodah.

Setelah tiga hari setelah uang itu diserahkan, visa haji furodah tidak kunjung keluar dan tidak ada kabar dari ABM. Korban kemudian meminta tolong kepada saksi atas nama syeikh AJ untuk menghubungi terlapor dan bertemu di rumah syekh AJ.

Saat itu, dibuat surat pernyataan dan kwitansi penerimaan uang dan 27 buah paspor tersebut yang isinya bahwa terlapor sudah menerima uang sebesar USD 136.500 dan paspor sebanyak 27 buah untuk diurus visa haji furodah.

Namun nyatanya, ABM tak kunjung menyerahkan visa haji tersebut dan tidak mengakui telah menerima sejumlah uang dari korban.

Argo menyampaikan setelah kasus itu dilaporkan, pihaknya telah memeriksa lima orang saksi untuk dimintai keterangan.

Setelahnya, sambung Argo, polisi melakukan gelar perkara dan meningkatkan kasus tersebut ke tahap penyidikan.

"Setelah dilakukan gelar perkara dinaikkan (status) terlapor jadi tersangka," ujarnya.

Atas dasar itu, polisi kemudian melakukan penangkapan terhadap UBM pada Kamis (4/4) sekitar pukul 04.30 WIB di Perum Taman Permata Cikunir, Bekasi.

"Kemudian yang bersangkutan kita periksa sebagai tersangka didampingi oleh lawyer pengacara staf dari Pak Egi Sudjana,"


BERITA TERKAIT