Diduga Akibat Korsleting Listrik, Gudang Pabrik Karet Lawang Terbakar | Berita Terbaru Hari ini

Close

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Gudang Pabrik Karet Lawang Terbakar

  • 2019-04-25 penulis : Fino
  • Editor :junaedi
  • dibaca :1908
Diduga Akibat Korsleting Listrik, Gudang Pabrik Karet Lawang Terbakar Petugas PMK Kabupaten Malang saat melakukan pembasahan di lokasi kebakaran.(fino)

MALANG -Pabrik karet PT Huwangkang Rubber, Jalan Inspol Suwoto, Sumberwuni Lawang, Kamis (2/4) sore. Api yang dengan cepat membesar di dalam gugang, membuat karyawan pabrik ini semburat.


Menurut Kasi PK Bidang PPBK Satpol PP Kabupaten Malang, Agus 'Ambon' Suyanto, pihaknya menerima laporan kebakaan itu sekitar pukul 15.00 wib. Namun saat petugas PMK belum sampai di TKP, kobaran api sudah bisa dipadamkan karyawan pabrik.


"Benar ada laporan (kebakaran), kami memberangkatkan dua unit mobil PMK, namun belum sampai TKP api sudah padam," kata Ambon.  


Sementara Kapolsek Lawang Kompol Gaguk Sulistyo Budi menyebut, api bisa dipadamkan dengan cepat memakai alat pemadam ringan. "Api sudah padam. Tidak besar dan tidak sampai lama, langsung mati setelah disemprot apar," tambah Gaguk. 

Meski begitu, petugas Damkar Kabupaten Malang tetap merapat ke lokasi. Tujuan mengantipasi kemungkinan munculnya api lagi. Petugas lalu melakukan penyemprotan untuk pendinginan lokasi kebakaran. Selama kurang lebih 20 menit, petugas melakukan pembasahan.


Setelah dipastikan benar-benar aman dan tak ada potensi muncul api, dua unit Damkar Kabupaten Malang kembali ke kandang. 


Keterangan yang dihimpun, api muncul saat karyawan pabrik memanaskan mesin produksi. Sekitar lebih lima menit, mendadak api muncul dari panel listrik. Diduga, kebakaran ini karena korsleting atau arus pendek listrik. 

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kerugian yang diderita oleh pabrik, cukup banyak, meski masih dalam perhitungan. Dari sisa benda yang terbakar, ada mesin pemotong karet yang hangus. Lalu, bahan-bahan karet serta panel listrik yang terbakar.(fin)
 


BERITA TERKAIT