Kapolres Malang Kota Mengaku Namanya Dicatut untuk Penipuan | Berita Terbaru Hari ini

Close

Kapolres Malang Kota Mengaku Namanya Dicatut untuk Penipuan

  • 2019-05-01 penulis : Amanda Egatya
  • Editor :junaedi
  • dibaca :2166
Kapolres Malang Kota Mengaku Namanya Dicatut untuk Penipuan Chat WhatsApp yang diduga modus penipuan dan klarifikasi Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri lewat instagramnya.(ist)

MALANG -Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri mengaku namanya telah dicatatut oleh orang yang tidak dikenalnya untuk penipuan lewat aplikasi WhatsApp. Karenanya ia meminta sejumlah pihak untuk waspada jika menerima pesan yang mengatasnamakan dirinya.


"Ada mantan anggota saya yang menghubungi, kalau ada oknum yang mengaku sebagai saya dan mengirim pesan melalui aplikasi pesan WhatsApp," terang Asfuri, Rabu (1/5).


Mengetahui itu, Asfuri segera mengimbauan rekan-rekan, keluarga dan sahabatnya agar tidak mudah percaya dengan modus penipuan yang mengatasnamakan dirinya. 


"Sejauh ini, belum ada laporan (penipuan). Saya hanya mengimbau supaya tidak mudah percaya. Saya kemudian sebarkan melalui akun facebook dan instagram pribadi saya," papar dia. 

Dia juga beharap, masyarakat untuk tidak mudah terkecoh dengan isi pesan yang dikirimkan oleh pelaku penipuan tersebut. 

"Itu bukan nomor pribadi saya. Kalau ada orang atau nomor yang mengaku diri saya, jangan dilayani. Jangan menjadi korban penipuan oleh yang bersangkutan," tandas dia.

Terkait nomor yang mengatasnamakan dirinya tersebut, saat ini pihaknya sedang melakukan penyelidikan. "Nomornya saat ini sedang dilacak," tuturnya. 

Selain itu, dia menegaskan jika dirinya tidak pernah berganti nomor HP. Sehingga jika ada yang menelepon dan mengaku sebagai dirinya serta meminta uang, sudah bisa dipastikan itu penipu. 

Asfuri pun berharap kalau mendapatkan telepon ataupun pesan dari orang yang mengaku dirinya, diharapkan segera saja melapor ke kepolisian. 

"Kalau dirasa mencurigakan dan merugikan, segera lapor kepada polisi. Kami memiliki tim cyber yang bisa melakukan pelacakan terhadap nomor ponsel," pungkasnya.(tea/lim)


BERITA TERKAIT