Pelaku Mutilasi Pernah Silet Lidah Pacar dan Bakar Rumah Tetangga | Berita Terbaru Hari ini

Close

Pelaku Mutilasi Pernah Silet Lidah Pacar dan Bakar Rumah Tetangga

  • 2019-05-16
  • Editor :junaedi
  • dibaca :1482
Pelaku Mutilasi Pernah Silet Lidah Pacar dan Bakar Rumah Tetangga Sugeng Hariono, 48, tersangka pelaku mutilasi seorang wanita di areal Psar Besar Kota Malang

MALANG - Sugeng Hariono, 48, tersangka pelaku mutilasi seorang wanita di areal Psar Besar Kota Malang ternyata bukan sosok asing di mata warga sekitar Pasar Besar.  Dia dikenal warga kawasan Jodipan. Ia asli Jodipan dan memiliki rumah bersama keluarganya di Jodipan Gang 3.

Dia juga dikenal sebagai pribadi bermasalah sejak dulu. Pernah membakar rumah dan menyilet lidah pacarnya!

Ulah Sugeng ini diceritakan salah seorang warga Jodipan yang enggan disebutkan jati dirinya.  Namun belakangan Sugeng jarang muncul di wilayah Jodipan.

“Saya dulu masih kecil. Tapi dia ini (Sugeng) sempat bikin heboh karena pernah menyilet lidah pacarnya sendiri. Ini sekitar 10 tahunan lalu, saya masih SD,” kata sumber ini.

Saat itu Sugeng berumur sekitar 30-an. Masih bekerja sebagai seorang karyawan. Tapi ia tak ingat bekerja di mana. Tragedi itu terjadi karena Sugeng stress ditinggal salah satu anggota keluarganya. Yakni adik kandungnya, yang harus berpindah kota karena menikah. 

Sejak itu Sugeng terlihat sangat pendiam. Lalu memili  perilaku yang rada nyleneh.  Kelakuan heboh yang dilakukannya, bukan saja menyilit lidah sang pacar, tetapi juga pernah membakar  rumah tetangganya.
 
“Jadi ada tetangga punya gudang, tiba-tiba sama dia langsung disulut api. Untungnya api itu tidak sampai besar dan segera bisa dipadamkan,” jelasnya.

Setelah kejadian itu, seluruh keluarga Sugeng, seperti ayah dan ibunya memutuskan pindah dari Jodipan. Entah ke mana. Kepindahan keluarga Sugeng diduga karena malu. 
 
Setelah itu Sugeng dan kelurganya tidak pernah kelihatan lagi. Sampai ketika setahunan terakhir. 

“Jadi ada setahunan ini, dia terlihat lagi seliweran di Jodipan lagi, di Gang 3 ini. Tapi ya diam saja, dia tidak ganggu. Hanya saja dia suka nulis-nulis di tembok,” ungkapnya.

Bentuk tulisan di tembok inilah yang diketahuinya mirip sekali dengan gaya tulisan yang ditemukan di TKP Mutilasi di Pasar Besar. Apa yang ditulis ditembok rumah warga


BERITA TERKAIT