Identitas Korban Mutilasi di Pasar Besar Malang Belum Diketahui | Berita Terbaru Hari ini

Close

Identitas Korban Mutilasi di Pasar Besar Malang Belum Diketahui

  • 2019-05-16
  • Editor :junaedi
  • dibaca :723
Identitas Korban Mutilasi di Pasar Besar Malang Belum Diketahui sket wajah korban yang dibuat polisi.

MALANG -Polisi sudah berhasil mengungkap pelaku mutilasi seorang wanita yang ditemukan di areal Pasar Besar, Kota Malang. Dia adalah Sugeng Hariono, 48 warga Jodipan Gang 3 Malang. Namun siapa sebenarnya korbannya? Sampai siang ini masih tanda tanya.


Kapores Malang Kota, AKBP Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri mengaku masih menyelidiki. Pengakuan tersangka juga belum mengungkap secara jelas ikhwal indentitas korban.


Polisi juga sudah 'merekonstruksi' wajah korban dengan cara membuat sketsa wajah. Sketsa wajah korban itu juga mulai disebar. Dengan harapan ada saudara yang mengenalinya.


Langkah itu dilakukan polisi, mengingat secara fisik kata Asfuri jasad korban sudah rusak. Wajah dan sidik jari tak bisa dikenali secara fisik.


Keterangan yang didapat polisi dari pengakuan Sugeng Hariono, 48, tersangka, tidak menyebut nama korban.


Menurut Sugeng, korban dikenal sekitar sembilan hari sebelum dimutilasi. Wanita yang diperkirakan berusia 30 tahun itu, hidup tidak memiliki tempat tinggal tetap, alias menggelanang.


Korban kenal dengan pelaku dalam kondisi sakit. Perkenalan mereka di tempat nongkrong tersangka di depan Klenteng Eng An Kiong di Jalan Laksamana Martadinata, Malang.


Dari perkenlan itu, tersangka mengajak korban ke TKP, lantai dua Pasar Besar Kota Malang. Tempat ini kosong setelah ditinggal manajemen Matahari Dept Store.


Ditempat itulah, seperti pengakuan tersangka, korban meninggal karena sakit. Dua hari setelahnya, barulah mutilasi dilakukan tersangka. Itu dilakukan berdalih terima 'wasiat' korban dan bisikan gaib.


Diberitakan sebelumnya, selasa (14/5) ditemukan jasad wanita terpenggal menjadi beberapa bagian. Penemuan itu bermula dari bau yang menyengat sehingga pedagang pasar yang ada di lantai dasar dan petugas keamanan mencari sumber bau tak sedap itu.


Saat ditemukan, Pada tubuh khusunya telapan kaki dan dinding sekitar TKP ditemukan sejumlah tulisan. Dari situ juga menjadi petunjuk polisi untuk mengungkap kasus ini.
 


BERITA TERKAIT