Ajak Tersangka ke TKP, Polisi Kesulitan Terapkan Pasal kepada Pelaku Mutilasi | Berita Terbaru Hari ini

Close

Ajak Tersangka ke TKP, Polisi Kesulitan Terapkan Pasal kepada Pelaku Mutilasi

Ajak Tersangka ke TKP, Polisi Kesulitan Terapkan Pasal kepada Pelaku Mutilasi Sugeng (kaos putih) tersangka mutilasi saat dibawa ke TKP untuk membantu kejelasan tim labfor Polda Jatim saat olah TKP.(firman)

MALANG -Status hukum pelaku mutilasi wanita di areal Pasar Besar Malang, Sugeng Haariono, 48, belum ada penetapan dari Polres Malang Kota.  Polisi hinga Kamis (16/5) malam belum menetapkan pasal apa yang akan diterapkan kepada warga Jodipan Gang 3, Kota Malang itu.


Penyidik Polres Malang Kota (Makota) harus bekerja keras. Apalagi sampai saat ini belum diketahui  identitas korban dimutilasi. 


Sementara Sugeng mengaku korban dimutilasi setelah meninggal dunia akibat sakit. Ini yang menjadikan penyidik kerepotan menerapkan pasal kepada tersangka. Terlebih, Sugeng ada indikasi kejiwaannya labil. 


Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri menjelaskan pihaknya kini tengah menunggu hasil labfor. Kamis (16/5) siang labfor melakukan olah TKP. Yang rada istimewa, tersangka Sugeng ikut dibawa ke TKP.


“Kita mau selesaikan hasil otopsi. Tim labfor sedang bekerja. Kita menunggu ini untuk langkah selanjutnya,” ungkap Asfuri. 


Asfuri pun menyebutkan tidak ingin terburu-buru menetapkan sangkaan pasal KUHP. Ia inginkan benar-benar ada kepastikan ikhwal penyebab kematian korban. Apalagi pihaknya juga belum mengantongi identitas korban.


''Kamis sudah membuat sketsa wajah korban dengan harapan ada keluarga yang mengenali. Sehingga ada pintu masih kami dalam penyelidikan lebih mendalam.'' tuturnya.


Diberitakan sebelumnya, polisi berhasil mengungkap pelaku mutilasi wanita di areal Pasar Besar Malang. Dari pengakuan tersangka, Sugeng Hariono, tidak mengetahui nama korbannya yang baru dikenal beberapa hari sebelumnya.

Sugeng mengaku korban meninggal karena sakit. Setelahnya ia mutilasi karena permintaan korban sebelum meninggal dan bisikan gaib yang diterimanya.
 


BERITA TERKAIT