Polisi Yakini Sugeng Pembunuh Korban Mutilasi di Pasar Besar Malang | Berita Terbaru Hari ini

Close

Polisi Yakini Sugeng Pembunuh Korban Mutilasi di Pasar Besar Malang

  • 2019-05-20
  • Editor :junaedi
  • dibaca :1722
Polisi Yakini Sugeng Pembunuh Korban Mutilasi di Pasar Besar Malang Polisi saat mengumpulkan barang bukti mayat termutilasi di TKP dan tersangka Sungeng (insert)

MALANG -Drama penemuan mayat wanita termutilasi di areal Pasar Besar Kota Malang berakhir. Polisi menetapkan Sugeng hariono, 48, sebagai tersangka pembunuhan wanita yang belum diketahui identutasnya itu.

"Dari fakta-fakta terakhir dan bukti-bukti yang kita miliki, bahwa pelaku terbukti telah membunuh korban, dengan menggorok bagian leher," kata Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri kepada wartawan di Mapolres Jalan Jaksa Agung Suprapto, Senin (20/5).

Keterangan ini berbeda dengan hasil temuan Labfor Polda Jatim sebelumnya dan dokter forensik. Keterangan sebelumnya menyebut jika kasus mutilasi itu tidak ada pembunuhan. Korban disebutkan karena sakit paru-paru akut.

Namun Reskrim Kota Malang mengaku telah yakin jika korban dibunuh tersangka Sugeng dengan cara digorok lehernya.

Sementara mutilasinya kata Asfuri, dilakukan Sugeng ketika melihat kedua tangan dan kaki korban yang masih bergerak. Selain itu, mutilasi dilakukan karena tersangka kesulitan membawa masuk tubuh korban ke dalam kamar mandi.

"Selesai menggorok leher korban, pelaku memotong tangan serta kaki yang diakui masih bergerak. Mutilasi juga untuk memudahkan tubuh korban dibawa ke kamar mandi," tutur Asfuri.

Hasil olah TKP tim Labfor Bareskrim Polri bersama Inafis banyak menemukan ceceran darah di bawah tangga serta kamar mandi. Darah juga banyak menempel di pakaian pelaku ketika menggorok leher korban.

"Ketika menggorok leher korban, darahnya sampai muncrat ke pakaian pelaku. Bukti itu, sudah kita miliki semua, termasuk ceceran darah di TKP," terang Asfuri.

Menurut Asfuri, setelah diperiksa secara maraton, Sugeng mengakui semua perbuatannya.

"Pelaku memang memiliki gangguan dalam berpikir, cerita pertama sengaja dibuat pelaku, karena mengetahui dampak atau resikonya. Dan akhirnya kemudian mengakui semuanya. Hasil pemeriksaan psikiater juga mengungkap pelaku dalam memutilasi dalam kondisi sadar. Ini semakin meyakinkan jika pelaku membunuh terlebih dahulu," tegas Asfuri.

Pembunuhan yang dilakukan warga Jodipan, Blimbing, Kabupaten Malang, ini dengan menggunakan gunting. Tepatnya pada Rabu (8/5/2019), dini hari. Barang buktinya  sejak awal olah


BERITA TERKAIT