Tamu Disakiti, Arema Banding Atas Sanki Komdis | Berita Terbaru Hari ini

Close

Tamu Disakiti, Arema Banding Atas Sanki Komdis

  • 2019-05-20
  • Editor :junaedi
  • dibaca :1023
Tamu Disakiti, Arema Banding Atas Sanki Komdis CEO Arema, Agoes Soerjanto

MALANG -Arema FC merespon sanksi yang dijatuhkan Komdis PSSI. CEO Arema, Agoes Soerjanto, menyetakan bakal mengajukan banding terkait sanksi tersebut. 

Ia menilai, sanksi yang diberikan kepada Arema tidak tepat. Seharusnya Panpel yang disanksi lebih berat karena tidak memberikan perlindungan kepada tim tamu termasuk pendukung tim tamu yang nota bene datang sebagai undangan.

"Mereka (Aremania) sebagai tamu merasa ingin menahan diri. Bayangkan kalau hanya diam. Akan banyak korban berjatuhan. Bayangkan kalau mereka tidak berusaha melindungi kendaraannya yang diserang. Harusnya obyektif komdis mengambil keputusan. Jika mereka membalas karena ingin mempertahankan diri dihukum. Saya khawatir ke depan akan berdampak pada perilaku suporter," jelas Agoes.

Dia pun menilai sanksi denda lebih berat seharusnya diberikan kepada panpel PSS, karena gagal memberikan rasa aman bagi tim tamu. 

"Bukan cuma tim dan suporter tamu yang menjadi korban, di laga ini ada banyak undangan penting seperti kepala daerah setempat, pimpinan daerah lainnya, serta petinggi PSSI dan PT Liga Indonesia Baru. Apalagi ini laga pembuka, panpel tentunya sudah harus mempersiapkan jauh lebih baik dari laga biasa. Faktanya, justru timbul ricuh karena ketidaksiapan panpel. Jika tidak siap sejak awal, ajukan penundaan," tambahnya.

Agoes mengungkapkan, akibat kejadian ini dampak psikologi pemain dan suporter Arema. "Bahkan, sekarang masih ada yang mengalami trauma," tuturnya.

Laga PSS Sleman melawan Arema FC di Stadion Maguwoharjo di laga pembuka Liga 1, Rabu (15/5), sempat diwarnai kericuhan antar suporter PSS Sleman dan Aremania. Pertandingan itu sempat terhenti lebih selam 55 menit. Yang akhirnya laga dilanjutkan dan Arema harus mengakui keunggulan PSS Slema dengan skor 3-1.

Empat hari usai laga itu, Komdis PSSI memberikan sanksi. PSS Sleman disanksi denda Rp 50 juta dan pengosongan tibun biru selama empat laga home. Selain itu Panpel PSS juga didenda Rp 150 juta akibat ulah suporter yang menyalakan flare,


BERITA TERKAIT