Hadapi MEA, Moreno Harap Malang Raya Bersatu

  • 2016-03-31
  • dibaca :6826
Hadapi MEA, Moreno Harap Malang Raya Bersatu KADER: Moreno Soeprapto saat memberikan pengarahan kepada kader dan masyarakat sebelum memberangkatkan jalan sehat dalam rangka Harlah Gerindra.

pengangguran dan bonus demografi akan benar-benar muncul,” urainya.

Oleh karena itu, sinergi ketiga wilayah di Malang Raya bisa mengurangi kecemasan tersebut. “Kota Batu dengan kekayaan Agrobisnis dan kabupaten Malang dengan aneka ragam pertanian dan peternakan, perlu tangan kreatif untuk mengolah dan mengoptimalisasikan hal itu,” terangnya.

Sebaliknya, tenaga akademik juga membutuhkan lahan dan kesempatan sebagai wujud dari pengabdian masyarakat mereka. (mg6/udi)

 

Lembaga Pendidikan Sangat Berperan dalam Perkembangan Kota Malang

MALANG - Memiliki banyak lembaga pendidikan jelas menjadi aset berharga bagi kota Malang, hingga mendapat julukan sebagai kota pendidikan. Hal itu diungkapkan oleh Moreno Soeprapto, salah satu anggota Komisi X DPR RI dapil Malang Raya.

“Seperti kita ketahui kota Malang memiliki banyak universitas unggul seperti Brawijaya, Unmuh, UM, UIN dan lain sebagainya, semakin tahun ke tahun mereka semakin berkembang, ini jelas menjadi potensi tersendiri bagi pemerintah kota,” ujarnya.

Mantan pembalap tersebut juga berujar, sebagai kota dengan pendidikan terbesar di Jawa Timur, sudah seharusnya kota Malang memperhatikan beberapa aspek lain, seperti keamanan dan kenyamanan. “Jangan sampai terkenal dengan kota pendidikan, tetapi tidak memberikan kenyamanan pada pelajarnya,” pinta Moreno.

Pria berusia 33 tahun itu juga berujar, selain pendidikan budaya juga menjadi perhatian utama yang patut dilestarikan agar semakin dikenal oleh masyarakat luar di kota Malang, bahkan dunia sekalipun. Ia berpesan kepada seniman kota Malang agar semakin mengasah kreativitas mereka guna meningkatkan citra kota Malang.

Pesan tersebut tidak hanya ditujukan kepada para seniman. Pemerintah kota menurutnya juga diharapkan mampu bersinergi dan kontribusi terhadap perkembangan seni dan budaya kota Malang, seperti bahasa walikan, topeng malangan, tari-tarian dan masih banyak lagi. “Kalau dimaksimalkan lagi-lagi menjadi potensi kota, karena dari keunikan itu justru melahirkan daya tarik wisatawan,” tuturnya.

Di ulang tahun kota Malang yang ke-102 ini, Moreno berharap seluruh elemen baik dari masyarakat, pemerintah, akademisi, maupun CSR, semakin sinergi dalam meningkatkan citra baik kota Malang. “Kalau di usia orang 102 ini ibarat sudah bonus dari Tuhan, semoga di usia ini kota Malang semakin baik lagi dalam memaksimalkan potensi yang ada,” harapnya. (mg6/udi)

 

Moreno Mendukung Kesejahteraan Masyarakat Kecil

PROGRAM serta jargon Peduli Wong Cilik yang selama ini digaungkan Wali Kota Malang, H Muhammad Anton, mendapat apresiasi dari DPC Gerindra Kota Malang. Partai berlogo kepala burung Garuda ini, mendukung penuh program-porgram yang berpihak kepada masyarakat kecil, sesuai dengan jargon selama ini, Peduli Wong Cilik.

Sekretaris DPC Gerindra Kota Malang, Subandi SE mengatakan, Abah Anton, sapaan akrab H Muhammad Anton telah mewujudkan program-program pro rakyat, peduli wong cilik. “Pada hari jadi ke 102 Malang ini, Pemkot Malang dan Abah Anton, telah melakukan pencapaian program pro rakyat,” ujarnya kepada Malang Post.

Dia membeberkan sejumlah kebijakan Abah Anton yang bermanfaat bagi masyarakat kecil. Diantaranya revitalisasi Alun-alun Malang, taman dan tempat bermain keluarga maupun anak-anak di Jalan Trunojoyo hingga taman Merjosari. Demikian juga dengan Hutan Malabar yang ditata dengan tetap mengutamakan fungsinya sebagai hutan Kota.

“Melalui pembangunan taman ini, menjadikan masyarakat memiliki banyak opsi untuk menikmati lingkungan, olahraga, tempat bermain anak-anak, hiburan dan wisata,” terangnya.

Untuk bidang pendidikan, kata dia, pihaknya tetap mendukung dan mengawal sekolah gratis sembilan tahun yang telah didengungkan selama ini. Sedangkan untuk bidang kesehatan, warga pengguna BPJS harus dilayani secara maksimal saat berobat ke rumah sakit. Dibidang kesejahteraan rakyat, juga telah memberikan insentif juru kunci makam dan bidang sosial lainnya. Semua hal itu, mendapat dukungan dari DPC Gerindra Kota Malang. “Adanya RSUD di Bumiayu, merupakan salah satu implementasi nyata untuk meningkatkan kapastias dan kualitas dalam bidang kesehatan,” terangnya.

Menurutnya, hal ini harus dipertahankan oleh Abah Anton dan Pemkot Malang. Terlebih meningkatkan kualitas dalam seluruh bidang pembangunan.

Berita Terkait

Baca Juga