BPN Tunjuk BW sebagai Ketua Pensihat Hukum karena Sering Menang Berperkara di MK | Berita Terbaru Hari ini

Close

BPN Tunjuk BW sebagai Ketua Pensihat Hukum karena Sering Menang Berperkara di MK

  • 2019-05-24
  • Editor :junaedi
  • dibaca :468
BPN Tunjuk BW sebagai Ketua Pensihat Hukum karena Sering Menang Berperkara di MK Bambang Widjajanto.(dok.merdeka)

JAKARTA -Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno telah menunjuk Bambang Widjajanto alias BW sebagai ketua tim penasihat hukum untuk menggugat hasil Pilpres 2019 ke Mahkamah Konstitusi (MK). Alasan BPN karena BW sering menang saat menangani kasus gugatan ke MK.

Juru Bicara BPN Dahnil Ansar mengatakan, BW itu sangat cocok untuk menjadi pemimpin dalam tim hukum itu. Mengingat saat masih menjadi pengacara dulu BW sering sekali menjadi kuasa hukum gugatan di MK dan hampir selalu menang. 

"Mas BW sering sekali [menang] sebelum jadi pimpinan KPK itu juga pengacara di MK. Sebagian besar yang didampingi Mas BW di MK menang," kata Dahnil di Kertanegara IV, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (24/5). 

Dahnil mengatakan BW merupakan sosok paling kredibel untuk mengusut dugaan kecurangan dalam Pemilu yang kemudian dia sebut sebagai Korupsi Politik. 

"Selain memang kami menemukan ada praktik kejahatan Pemilu ada praktek korupsi pemilu korupsi politik. Karena korup yang paling krusial hari ini adalah salah satunya korupsi politik, dan Mas BW dalami permasalahan itu," kata Dahnil. 

Meski begitu, terkait bentuk gugatan dan bukti yang akan dibawa ke MK, Dahnil tak mau menjawab. 

Alasannya kata dia itu wewenang tim hukum dan akan dibongkar pada saat masa sidang gugatan. 

"Secara teknis nanti ke Tim Lawyer, nanti. Saat mulai masa sidang," kata Dahnil. 

Sementara, Nicholay Aprilindo, salah satu anggota tim hukum juga menyebut pihaknya tak akan mau membongkar semua bukti yang kini dimiliki tim BPN. Kata dia, itu merupakan salah satu strategi yang dilakukan pihaknya untuk mengajukan tuntutan ke MK. 

"Kalau untuk bukti-bukti kita lihat di MK kami tidak mau bilang berapa kontainer, berapa truk tapi nanti kita lihat bersama di MK. Namanya strategi, masak kita umbar," katanya.


BERITA TERKAIT