Server Google di AS Overload Snapchat dan Youtube Gigit Jari | Berita Terbaru Hari ini

Close

Server Google di AS Overload Snapchat dan Youtube Gigit Jari

  • 2019-06-03
  • Editor :junaedi
  • dibaca :1377
Server Google di AS Overload Snapchat dan Youtube Gigit Jari ilustrasi(ist)

Klikapa -Tingginya pengakses server Google di Amerika Serikat (AS) bagian timur sempat menyebabkan gangguan. Para pengguna Snapchat dan Youtube sangat merasakan dampak dari padatnya akses server itu pada Minggu (3/6) waktu setempat. 

Mengutip kantor berita AFP, Keluhan datang dari para pengguna kedua media sosial itu yang tak dapat mengakses kedua situs dan aplikasi tersebut. Pengguna pun harus gigit jari.

Google mengakui masalah ini dan ditulis dalam pernyataan di halaman status Platform Cloud-nya bahwa mereka tengah berurusan dengan tingkat kemacetan jaringan yang tinggi di AS bagian timur. Kondisi ini, menurut mereka, memengaruhi banyak layanan di Google Cloud, G Suite, dan YouTube.

"Pengguna mungkin melihat kinerja yang lambat atau kesalahan yang terputus-putus," jelas Google, seperti dikutip dari AFP, Senin (3/6).

Mereka menambahkan bahwa para insinyur telah menyelesaikan langkah pertama dari dua langkah untuk memulihkan operasi normal.

Sebelumnya pada hari itu, pengguna media sosial mengeluhkan kesulitan memuat banyak situs web dan aplikasi populer.

"Google, YouTube, Snapchat, Shopify, semuanya sedang down. Apakah internet terganggu?" tanya salah satu posting Twitter.

Snapchat dan YouTube milik Google sama-sama mengakui masalah server di akun Twitter mereka.

Cloud computing adalah salah satu layanan Google yang paling menguntungkan, tetapi menghadapi persaingan ketat dari perusahaan teknologi lain seperti Amazon dan Microsoft.

Pada bulan Maret, jaringan sosial terbesar di dunia, Facebook, menyalahkan "perubahan konfigurasi server" untuk pemadaman masif yang memengaruhi aplikasi-aplikasinya di seluruh dunia.

Pemadaman ini memengaruhi pengguna setidaknya selama 12 jam di sebagian besar wilayah dunia, dengan dampak terbesar di Amerika Utara dan Eropa, kata sebuah situs web pelacakan pada saat itu.

Lalu apakah hal yang sama terjadi di Indonesia? Sepertinya masih aman-aman saja. Meski lalu lintas data menjelang lebaran ini kecenderungana terjadi peningkatan pengakses, namun tidak dirasa adanya masalah yang sama.


BERITA TERKAIT