Sidang PHPU, MK Tolak Barang Bukti Prabowo-Sandi Yang Tak Terlebeli | Berita Terbaru Hari ini

Close

Sidang PHPU, MK Tolak Barang Bukti Prabowo-Sandi Yang Tak Terlebeli

  • 2019-06-19
  • Editor :junaedi
  • dibaca :599
Sidang PHPU, MK Tolak Barang Bukti Prabowo-Sandi Yang Tak Terlebeli Suasa sidang PHPU di MK.(ist)

JAKARTA -Mahkamah Konstitusi (MK) kembali menggelar sidang lanjutan perselisihan hasil pemulihan umum (PHPU) Pilpres 2019, Rabu (19/6) hari ini. Agenda sidang hari ini, mendengarkan keterangan saksi dan ahli yang diajukan pemohon, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Namun dalam sidang itu, MK tidak ingin membuka sidang karena ada sejumlah barang bukti tambahan Prabowo-Sandi yang tidak memenuhi syarat sebagai alat bukti sah. Banyak berkas yang tidak semestinya secara administrasi. Ketua MK, Anwar Usman meminta klarifikasi dari tim kuasa hukum Prabowo-Sandi. 

Sejumlah alat bukti yang ditampilkan, sekitar lima boks berisi berkas sebagai sampel yang ditunjukkan hakim MK kepada para pihak peserta sidang. Lantaran berkas tersebut tidak disusun selayaknya, dan kelaziman barang bukti, hakim tak dapat memverifikasi bukti tersebut.

"Berkas tersebut tidak disusun sebagaimana alat bukti sesuai perundang-undangan. Kami tidak bisa disahkan," ujar hakim MK, Saldi Isra.

Saldi menyebut, semestinya alat bukti yang disampaikan disertai pelabelan seperti yang diatur dalam undang-undang pasal 8 ayat 4 yang menyebut setiap alat bukti diberi tanda dan ditempelkan label alat bukti. Begitu juga alat bukti yang wajib dipenuhi syaratnya oleh termohon dan pihak terkait, dan pemberi keterangan.

Dalam persidangan itu, Saldi memberi waktu tim Prabowo untuk merapikan alat bukti hingga pukul 12.00 WIB.

"Dalam persidangan kemarin mengatakan bahwa pagi ini terakhir untuk diserahkan dan akan diverifikasi. Kami belum bisa atau tidak bisa verifikasi sebelum dilakukan dengan cara yang proper seperti ini, oleh karena itu karena ini penting untuk proses pembuktian saudara pemohon diberi waktu sampai pukul 12 melakukan proses yang layak seperti ini," kata Saldi.

Merespons hal tersebut, Ketua Tim Prabowo-Sandi, Bambang Widjojanto (BW) menyampaikan permintaan maaf, dan akan menarik alat bukti yang dianggap tak sah oleh hakim tersebut.

"Kami tarik, tapi masih ada 30 kontainer lain yang sudah kami kirim ke MK dan disahkan. Untuk alat bukti


BERITA TERKAIT