Memperkosa dan Direkam, Remaja Dau Ditangkap Polisi | Berita Terbaru Hari ini

Close

Memperkosa dan Direkam, Remaja Dau Ditangkap Polisi

  • 2019-07-17 penulis : Agung Priyo
  • Editor :junaedi
  • dibaca :1269
Memperkosa dan Direkam, Remaja Dau Ditangkap Polisi Kanit PPA Polres Malang, Ipda Yulistiana Sri Iriana,

Klikapa.com -Seorang remaja berinisial DK, 17 asal Dau, kabupaten Malang ditangkap polisi karena diduga melakukan pemerkosaan terhadap Mawar (nama samaran), 16. Mirisnya, saat melakukan asusila itu,  DK meminta temannya untuk merekam dengan HP.


Remakam video itulah yang belakangan beredar di masyarakat. Mawar yang tidak menerimakan kejadian itu mengakukan kepada orangtuanya dan lapor ke polisi.


Saat ini, kasusnya sedang dalam proses penyelidikan Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (UPPA) Polres Malang.


"Kasusnya masih kami selidiki dan dalami. Masih memeriksa saksi-saksi. Sesuai laporan, memang persetubuhannya direkam dengan HP yang kemudian beredar di masyarakat," jelas Kanit PPA Polres Malang, Ipda Yulistiana Sri Iriana, Rabu (17/7).


Diperoleh keterangan, antara korban dengan pelaku sudah saling kenal. Kejadian persetubuhan pertama pada bulan Juni 2018 lalu. Saat itu, pelaku menghubungi korban untuk diajak jalan-jalan. Namun syaratnya, korban menjemput pelaku di rumahnya.


Begitu tiba di rumah pelaku, korban diseret ke dalam kamar. Selanjutnya pelaku memaksa melakukan hubungan layaknya suami istri. Korban sempat menolak, karena dipaksa dan diancam korban tidak bisa berbuat apa-apa. 


Usai melampiaskan nafsunya, pelaku meminta korban pulang. Setelah itu, korban menghubungi pelaku supaya tidak menceritakan kepada siapapun.


Pelaku mengiyakan dengan syarat korban mau diajak berhubungan lagi. Korban tidak menggubrisnya dan tidak lagi komunikasi. Namun dua bulan kemudian (Agustus) pelaku mengubungi korban. 


Pelaku meminta korban datang ke rumahnya lagi. Korban menolak permintaan itu. Namun pelaku mengancam akan menceritakan kepada orang lain.


Lantaran takut aibnya terbongkar, dengan berat hati korban mendatangi rumah pelaku. Saat tiba, kembali korban diseret ke dalam kamar dan disetubuhi secara paksa. 


Ketika berhubungan itulah, ada teman pelaku yang diminta untuk merekam dengan HP. 


Setelah kejadian, korban kembali diminta pulang. Korban pun tidak berani menceritakan kepada siapapun. Baru setelah hampir setahun tidak komunikasi dengan pelaku, korban


BERITA TERKAIT