Final Champion Futsal UIN Maliki Ricuh, Petugas Kesehatan Klenger Dibogem Suporter | Berita Terbaru Hari ini

Close

Final Champion Futsal UIN Maliki Ricuh, Petugas Kesehatan Klenger Dibogem Suporter

  • 2019-07-18
  • Editor :junaedi
  • dibaca :1360
Final  Champion Futsal UIN Maliki Ricuh, Petugas Kesehatan Klenger Dibogem Suporter Ivandre Asher, anggota tim kesehatan sekaligus anggota PSC 119 Kota Malang tergeletak di IGD RSSA Malang setelah digebuk oleh oknum supporter futsal yang marah.

Klikapa.com -Petugas kesehatan pada ajang kompetisi futsal UIN di Tidar Kecamatan Sukun, Kota Malang menjadi korban pemukulan oknum suporter dari luar Malang. Akibatnya, Ivandre Asher, 28, warga Jalan Jenderal Basuki Rahmad, Klojen, petugas dari PSC 119 Kota Malang, terkulai tak berdaya di IGD RSSA Malang.

Dia mengeluhkan pusing setelah bagian belakang kepalanya digebuk seseorang tak dikenal. Padahal ketika itu ia sedang bertugas menjadi tim kesehatan di gelaran olahraga itu.


Peristiwanya terjadi Kamis (18/7) siang, sekitar pukul 11.30 di Champion Futsal Jalan Puncak Mandala. Ia menjadi petugas dalam gelaran Pekan Ilmiah Olahraga Seni dan Riset (PIONIR) IX, UIN Maliki Malang.


Saat peritiwan, sedang berlangsung final Cabor futsal putra mempertemukan UIN Palu dan IAN Madura.


“Setelah laga selesai, pemenangnya UIN Palu. Karena, dari hasil adu penalti seri, maka penentuan pemenang ditentukan dengan koin tos. Sebelumnya, laga di waktu normal berakhir dengan skor 2-2,” ujar Budi Setyo, Penanggung Jawab Futsal PIONIR IX Malang.

Namun ada yang tidak terima dengan hasil keputusan tersebut, suporter IAIN Madura mengamuk dan membuat keributan di Champion Futsal Jalan Puncak Mandala. 

Mereka berupaya masuk ke dalam lapangan futsal, untuk mengejar wasit. Pihak pengamanan, yang jumlahnya terbatas, berupaya menghalau suporter agar tidak masuk ke dalam lapangan futsal.

“Kelompok suporter IAIN Madura tidak bisa terima kekalahan timnya, mereka berupaya masuk menerobos jaring lapangan untuk mengejar wasit. Tim PSC 119 membantu tim keamanan, ternyata kena sasaran. Peristiwa ini terjadi di luar pertandingan. Karena laga sudah selesai,” kata Budi.

Saat anggota PSC 119, termasuk Ivandre berupaya melerai dan mencegah suporter masuk ke dalam jaring lapangan. Ada oknum suporter yang menggebuk korban. Ivandre kesakitan. Bahkan, para suporter masih menunggu di luar gedung futsal, untuk melampiaskan amarahnya. Setelah polisi dan tentara datang, para suporter ini membubarkan diri.

Dhana Setiawan, koordinator tim


BERITA TERKAIT