Gunung Semeru Meletus 19 Kali Masyarakat Diminta Waspada Terhadap Guguran Lava | Berita Terbaru Hari ini

Close

Gunung Semeru Meletus 19 Kali Masyarakat Diminta Waspada Terhadap Guguran Lava

  • 2019-07-20
  • Editor :junaedi
  • dibaca :2859
Gunung Semeru Meletus 19 Kali Masyarakat Diminta Waspada Terhadap Guguran Lava Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang Jawa Timur.(ist)

Klikapa.com -Bukan saja Gunung Boromo yang mengalami peningkatan aktivitas. Gunung Semeru yang ada di selatannya tepanya  di wilayah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, juga mengalami aktivitas yang sama sejak Jumat (19/7). 

Dari pemantauan dari Pos Pengamatan Gunung Api Semeru di Gunung Sawur tercatat kegempaan letusan sebanyak 19 kali dengan amplitudo 11-22 mm dengan durasi 40-140 detik. Meningkatnya aktivitas gunung itu , masyarakat sekitar diminta untuk waspada khususnya terhadap guguran kubah lava.
 
''Berdasarkan laporan yang kami terima dari Pos Pengamatan Gunung Api Semeru di Gunung Sawur tercatat kegempaan letusan sebanyak 19 kali dengan amplitudo 11-22 mm dengan durasi 40-140 detik," kata Pelaksana Tugas Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang Wawan Hadi Siswoyo, Sabtu (20/7) dikutip dari Antara.

Ia menyebut letusan itu tak tampak secara kasat mata karena gunung dalam kondisi berkabut.

"Secara visual, gunung berkabut 0-III, sehingga asap kawah tidak teramati. Embusan asap dan letusan asap tidak teramati karena gunung tertutup kabut 0II sampai 0III," tuturnya.

Secara meteorologi, lanjut dia, cuaca di gunung yang memiliki ketinggian 3.676 meter dari permukaan laut itu mendung. Angin pun bertiup lemah ke arah selatan dengan suhu udara 22-25 derajat celcius, kelembapan udara 0-0 persen, dan tekanan udara 0-0 mmHg.

"Aktivitas Gunung Semeru pada level II atau waspada, sehingga rekomendasinya masyarakat diminta mewaspadai gugurnya kubah lava di kawah Gunung Semeru yang dikenal dengan kawah Jongring Seloko," katanya.

Sementara PVMBG juga mengimbau para pendaki dan masyarakat tidak melakukan aktivitas di dalam radius 2 Km dan wilayah sejauh 4 Km di sektor lereng selatan-tenggara kawah aktif. Wilayah itu merupakan daerah bukaan kawah aktif Gunung Semeru (Jongring Seloko) sebagai alur luncuran awan panas.

Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) membuka pendakian di Gunung Semeru mulai 12 Mei 2019, setelah sebelumnya ditutup


BERITA TERKAIT