Inilah Penampakan Alap-alap Motor di Halaman Masjid di Kabupaten Malang | Berita Terbaru Hari ini

Close

Inilah Penampakan Alap-alap Motor di Halaman Masjid di Kabupaten Malang

  • 2019-07-23
  • Editor :junaedi
  • dibaca :1320
Inilah Penampakan Alap-alap Motor di Halaman Masjid di Kabupaten Malang Dua pelaku curanmor yang ditangkap polisi dan barang buktinya.(agung)

Klikapa.com -Komplotan pelaku pencurian kendaraan bermootor (Curanmor) berhasil diringkus Unit Reskrim Polsek Gondanglegi, Senin (22/7). Dua orang tersangkanya adalah Heriyanto, 29 dan Alfin Ansori, 24, warga Desa Bulupitu Kecamatan Gondanglegi. Kabupaten Malang. 

Mereka ini adalah alap-alap motor di parkiran Masjid. Mereka mencari sasaran khusu motor yang ditinggal pemiliknya melakukan salat.

"Mereka kami tangkap di rumah kontrakan di Jalan Ardirejo, Kepanjen. Barang buktinya HP merek Vivo dan dua buah kunci T. Untuk barang bukti motor, masih kami cari," jelas Kanitreskrim Polsek Gondanglegi, Ipda Heriyani, Selasa (23/7).

Menurutnya, kedua tersangka ditangkap terkait kasus pencurian sepeda motor Honda di Masjid Al-Ashar Desa Gondanglegi Kulon Kecamatan Gondanglegi. Mereka mencuri motor milik jamaah yang sedang salat Maghrib, pada 14 Mei 2019 lalu.


Tersangka Alfin Ansori, bertugas sebagai eksekutor. Turun dari motor dan menuju ke halaman Masjid. Lantaran saat itu masih ada jamaah yang tertinggal, tersangka berpura-pura mengambil air wudhu. Kemudian berpura-pura salat di barisan belakang. Saat jamaah sedang sujud, tersangka cepat-cepat  keluar dan melancarkan aksinya.


Motor hasil curiannya, dijual kepada seorang warga di Madura. 


"Transaksi penjualan mereka janjian dengan penadahnya di Jembatan Suramadu," jelas mantan Kanitreskrim Polsek Bantur ini.


Penangkapan keduanya ini, lanjutnya, berdasarkan laporan korban. Kemudian polisi menyelidiki dengan melacak keberadaan HP milik korban. Pasalnya saat motor dicuri, di dalam jok motor juga ada HP milik korban.


Begitu diketahui keduanya berada di rumah kontrakan, petugas langsung menangkapnya. 


"Dari hasil pengembangan, mereka ini adalah spesialis curanmor dengan sasaran motor yang diparkir di halaman masjid. Pasalnya pengakuan mereka sudah tiga kali mencuri motor di halaman masjid. Dua kali di Gondanglegi, sekali di Kecamatan Pagelaran," terangnya.


Sementara itu, dalam pemeriksaan, mereka mengaku nekat mencuri karena tidak ada pekerjaan tetap. Uang hasil penjualan motor habis untuk makan.(agp/lim)
 


BERITA TERKAIT