Jasad Laki-laki dengan Luka Tusuk di Dada Ditemukan di Belakang Rumah Plt Bupati Malang | Berita Terbaru Hari ini

Close

Jasad Laki-laki dengan Luka Tusuk di Dada Ditemukan di Belakang Rumah Plt Bupati Malang

  • 2019-09-09 penulis : Agung Priyo
  • Editor :junaedi
  • dibaca :1008
Jasad Laki-laki dengan Luka Tusuk di Dada Ditemukan di Belakang Rumah Plt Bupati Malang Petugas saat megevakuasi jenazah korban pembunuhan di Ladang Tebu Gondanglegi.(agung)

Klikapa -Jasad seorang pria ditemukan dengan sejumlah luka di tubuhnya hebohkan warga sekitar Dusun Penjalinan Desa Gondanglegi Kulon Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, Senin (9/9) siang gempar. 

Korban yang diketahui bernama Misnan, itu ditemukan di ladang tebu tepatnya di belakang rumah milik Plt. Bupati Malang, Sanusi. 


Saat ditemukan, jenazahnya dalam kondisi terlentang di tengah lahan tebu. Dugaan kuat korban tewas akibat dibunuh. Selain luka tusuk pada bagian dada, dari mulut korban juga mengeluarkan darah yang sudah mengering.

Polisi yang datang di lokasi segera melakukan olah TKP dan penyisiran sekitar TKP. Petugas menemukan sepasang sandal jepit milik korban. Lokasinya  berjarak sekitar 200 meter dari lokasi korban ditemukan meninggal dunia. 

"Tadi sandalnya ditemukan di lokasi lahan berbeda. Jaraknya sekitar 200 meter dari korban ditemukan," ujar Kanit Binmas Polsek Gondanglegi, Iptu Sumarno.

Sementara Kasatreskrim Polres Malang AKP Adrian Wimbarda memastikan bahwa korban meninggal dibunuh. Pasalnya dari hasil olah TP TKP pada tubuh korban, ditemukan luka tusuk pada dada sebelah kanan.

"Hasil olah TKP, ada satu luka tusuk di dada sebelah kanan. Namun untuk penyebab kematiannya, kami menunggu hasil otopsi," jelas Adrian.

"Kami sudah membentuk tim khusus untuk menyelidiki kasus ini. Selain meminta keterangan keluarga, juga meminta keterangan saksi warga," ujarnya.

Setelah dilakukan olah TKP dan identifikasi, jenazah Misnan, 35, langsung dievakuasi ke kamar mayat (KM) RSSA Malang. 

"Kami mintakan otopsi untuk mengetahui penyebab kematiannya," lanjutnya.


BERITA TERKAIT