Bonceng Anak, Bapak Asal Jabung Ini Tewas Terlindas Truk Kontainer. Begini Kejadiannya | Berita Terbaru Hari ini

Close

Bonceng Anak, Bapak Asal Jabung Ini Tewas Terlindas Truk Kontainer. Begini Kejadiannya

  • 2019-09-11
  • Editor :junaedi
  • dibaca :1167
Bonceng Anak, Bapak Asal Jabung Ini Tewas Terlindas Truk Kontainer. Begini Kejadiannya Petugas dan warga saat mengevakuasi jenazah korban di TKP.(ist)

Klikapa. com -Nahas diamali pengendara motor bernama Sumarto, 45, warga Jalan Meloan, Desa Sidorejo, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang. Tak hati-hati saat mendahului truk kontainer, ia terjatuh dan tewas seketika terlindas truk di Jalan Raya Bunut Wetan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Selasa (10/9) sore.

Malangnya, motor dan korban sempat terseret beberapa meter lantaran sopir truk tidak mengetahui. Sang sopir baru menghentikan laju truknya setelah diteriaki warga.

Setelah truk itu berhenti, barulah warga berusaha menolong korban dan segera menghubungi polisi. Kasusnya pun kini ditangani Unit Lakalantas Polres Malang. 

Setelah melakukan olah TKP, jenazah korban dan kendaraan yang terlibat laka segera di evakuasi karena saat persitiwa, lalu lintas menjadi macet.

Informasi di TKP, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 16.20 wib. Berawal Informasi saat Sumarto sedang mengendarai motor Honda Grand Astrea, N 5315 CN . Ia dari arah Barat ke Timur dengan membonceng anaknya. 

Ketika berada di TKP, ia berusaha mendahului truk kontainer yang dikemudikan Qosim, 38, warga Jalan Sumbersari, Desa Wonokoyo, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan. Korban menyalip dari sisi kiri.

Ketika itu, stang setirnya motor korban menyangkut di bagian kiri truk. Korban dan motornya pun terpelanting dan jatuh. Nahasnya, korban berikut motor jatauh masuk kolong truk. Saat itu juga tubuh korban terlindas ban truk sebelah kiri belakang.

Sementara anaknya selamat. Ia hanya mengalami luka lecet-lecet, lantaran saat jatuh dari motor, ia justru terpental ke kiri dan menjauh dari roda belakang truk.

Qosim sopir truk mengaku tidak tahu persis kejadiannya. Ia hanya mendengar suara brak dan sesaat kemudian diteriaki warga untuk menghentikan truknya.

"Saya hanya dengar suara brak,  Lalu disuruh berhenti oleh anak-anak yang naik motor," kata Qosim. 

Ia mengaku saat itu dari Surabaya dan hendak menuju gudang PT. Gatra Mapan di Pakis .

Sementara itu petugas Lakalantas yang berada dilokasi segera meminta keterangan para


BERITA TERKAIT