Dua Residivis Curanmor Asal Pasuruan Ditembak Mati | Berita Terbaru Hari ini

Close

Dua Residivis Curanmor Asal Pasuruan Ditembak Mati

  • 2019-10-07 penulis : Fino
  • Editor :junaedi
  • dibaca :1157
Dua Residivis Curanmor Asal Pasuruan Ditembak Mati Kapolres Makota AKBP Dony Alexander saat menunjukkan belati besar yang digunakan dua pelaku curanmor untuk menusuk polisi.(firman)

Klikapa.com -Dua orang residivis Curanmor, tewas ditembak petugas Polres Malang Kota (Makota). Mereka adala EA, 30, dan MS, 21,  warga Wonorejo, Pasrepan, Pasuruan.

Keduanya dilumpuhkan petugas setelah tertangkap basah mencuri motor di kawasan Jalan Tlogo Joyo Kelurahan Tlogomas Kecamatan Lowokwaru Kota Malang.

Kapolres Makota AKBP Dony Alexander mengatakan, penembakan terhadap EA dan MS merupakan tindakan tegas terukur petugas yang nyawanya terancam. 

Para pelaku tepergok saat mencuri motor. Mereka sempat mengayunkan senjata celurit dan belati besar ke arah polisi reserse.

“Saat dua pelaku ini tertangkap basah, melawan. Satu pakai belati besar, satu lagi pakai celurit dan ditusukkan kepada polisi reserse yang melakukan penangkapan. Kami melakukan tindakan tegas terukur,” ujar Dony kepada wartawan di Polres Makota, Senin (8/10) sore.

Saat itu juga polisi menembak keduanya. dua pria yang ternyata residivis di 50 TKP Malang Kota itu terkapar. Setelah dilarikan ke rumah sakit, mereka tewas dalam perjalanan.

Peristiwa ini diawali dari informasi yang diterima Satreskrim Polres Makota. Dua tersangka residivis sedang berkeliaran di kawasan Lowokwaru. 

Informasi yang diterima petugas dari Sudir, tersangka curanmor yang ditahanan di Polsek Klojen. Ia menyebutkan jika akan ada aksi ‘petik’ di kawasan Kecamatan Lowokwaru, pada 17 September 2019.

Unit Resmob Satreskrim Polres Makota, lalu melintas di sekitar Merjosari, dan melihat salah satu target operasi sedang mengendarai Honda Vario 150 coklat. 

Pelaku mengenakan helm warna merah. Petugas membuntuti dan tiba di kawasan Jalan Tlogo Joyo Kecamatan Lowokawaru.

Dua pelaku ini, berhenti di depan rumah nomor 51B, lalu menggondol sepeda motor Vario 125 nopol S 5248 AQ warna hitam. 

“Dia memakai modus kunci letter T, merusak rumah kunci, dan merusak stir, sebelum menghidupkan motor untuk kabur dari lokasi,” sambung Dony.

Ketika hendak kabur, mereka disergap polisi. Namun, karena melawan, mereka ditembak dan akhirnya tewas. 

Hasil penyelidikan dan keterangan tersangka Sudir, dua tersangka itu


BERITA TERKAIT