Tuduh Tetangganya Curi Motor Kakek Ini Ikat dan Telanjangi Korbannya | Berita Terbaru Hari ini

Close

Tuduh Tetangganya Curi Motor Kakek Ini Ikat dan Telanjangi Korbannya

  • 2019-10-27 penulis : Agung Priyo
  • Editor :junaedi
  • dibaca :471
Tuduh Tetangganya Curi Motor Kakek Ini Ikat dan Telanjangi Korbannya Korban Jayadi (kiri) dan pelaku penganiayaan Samsudin.

Klikapa.com -Seorang kakek Samsudin, 60, harus berurusan petugas Unit Reskrim Polsek Dampit, akhir pekan kemarin. Warga Desa Amadanom Kecamatan Dampit ini ditangkap karena kasus penganiayaan. 

Korbannya adalah Jayadi, 56, tetangganya. Korban dianiaya karena dituduh mencuri sepeda motor. Selain dipukuli dengan gagang sebilah sabit berulang kali, korban juga ditelanjangi. 

Bahkan dalam keadaan telanjang bulat, korban diikat di sebuah pohon.

"Tersangka kami tangkap di rumahnya setelah dilaporkan korbannya," kata Kanitreskrim Polsek Dampit, Ipda Imam Arifin, Minggu (27/10)

Peristiwa itu penganiayaan itu terjadi Selasa (22/10) sekitar pukul 12.00. Korban dianiaya di kebun kopi Desa Amadanom Kecamatan Dampit. Lokasinya tidak jauh dari rumah korban.

Siang itu korban sedang mencari kayu bakar di belakang rumahnya. Korban didatangi tersangka. Kemudian pelaku menggandeng korban diajak menuju ke tengah kebun kopi.

Sesampainya di kebun kopi, kaki kanan korban ditarik hingga membuatnya terjatuh. Saat terjatuh, tersangka lantas menanyakan motornya yang hilang pada korban. Tersangka menuduh korban telah mencuri motornya.

Korban yang merasa tidak tahu-menahu soal motor justru membuat tersangka marah. Dia memukul kepala korban beberapa kali dengan gagang sebilah sabit yang dibawanya.

Setelah itu, korban ditelanjangi bulat. Lalu tubuh korban diikat pada pohon dengan menggunakan tali kain yang sudah disiapkan. Dalam keadaan terikat, kembali korban dipukuli oleh tersangka. 

Bahkan, tersangka juga mengancam akan memotong kelamin korban dengan sebilah belati. Tetapi, korban tetap bersikukuh bahwa dirinya tidak mencuri.

Puas menganiaya korban, tersangka lantas meminta korban memakai pakaiannya. Selanjutnya, meminta korban pulang.
 
Tak terima diperlakukan seperti itu, korban melapor ke polisi.

"Pengakuan tersangka, dia melakukan penganiayaan karena emosi setelah motornya hilang. Tersangka menduga kalau yang mengambil motornya adalah korban," jelasnya.(agp/lim)
 


BERITA TERKAIT