Arema Siap Mengungsi dari Kanjuruhan Ini Sebabnya | Berita Terbaru Hari ini

Close

Arema Siap Mengungsi dari Kanjuruhan Ini Sebabnya

  • 2019-11-04
  • Editor :junaedi
  • dibaca :891
Arema Siap Mengungsi dari Kanjuruhan Ini Sebabnya Genera manajer Arema Ruddy Widodo.(ist)

Klikapa.com   Arema FC siap-siap mengungsi untuk musim kompetisi 2020 mendatang. Pasalnya, wacana bakal digunakan Stadion Kanjuruhan Kepanjen sebagai venue Piala Dunia 2021, diseriusi oleh Pemkab Malang. 

Bahkan, Sekretaris Dispora Kabupaten Malang yang juga Ketua Panpel Arema, Abdul Haris sudah memiliki gambaran anggaran untuk renovasi stadion tersebut.

“Kalau memang bupati sudah oke (renovasi dan anggarannya) ya sudah, tinggal mengajukan ke gubernur,” kata Sekretaris Dispora Kabupaten Malang, Abdul Haris, Senin (4/11).

Menurut dia, sejatinya sejak Mei lalu, pihaknya sudah diminta untuk menyiapkan renovasi Stadion Kanjuruhan. Dalam hal ini, renovasi akan dilakukan untuk penambahan atap agar stadion menjadi tertutup.

“Nanti ada atap mengelilingi tribun. Ini sudah ada desain dan kami sudah menyiapkan sejak Mei lalu,” papar Haris.

Menurutnya, dia sudah menyiapkan proposal anggaran dengan budget mencapai Rp 124 miliar untuk pembangunan atap stadion itu. Wacana itu berkembang, setelah sebelumnya Wakil Gubernur Jatim, Emil Dardak menyampaikan mengenai pembangunan kanopi stadion.

Haris pun sudah menyiapkan contoh-contoh atas stadion seperti di Gelora Bung Tomo, Stadion Pakansari hingga Stadion Barombong di Makassar. 

“Tetapi, yang kami siapkan masih renovasi atap saja. Kalau memang gubernur sudah menyatakan untuk venue Piala Dunia 2021, ya tinggal mengatur anggaran single seat-nya,” terangnya.

Sementara itu, General Manager Arema, Ruddy Widodo mengaku menyerahkan semuanya kepada Pemkab Malang sebagai pemilik stadion.

“Kalo jadi dipugar atau direnovasi, ya siap mengungsi. Tidak masalah,” beber General Manager Arema, Ruddy Widodo.

Ia mengatakan, siap mendukung Stadion Kanjuruhan bila memang bakal diajukan untuk venue Piala Dunia, menggantikan Stadion GBT. 

“Namun kan ada syaratnya memang, stadion harus tertutup (beratap), single seat dan akses jalan mendukung. Dalam hal ini dekat dengan exit tol,” tuturnya.


BERITA TERKAIT