Anggota TNI AD Dihajar Tiga Orang Pemabuk | Berita Terbaru Hari ini

Close

Anggota TNI AD Dihajar Tiga Orang Pemabuk

  • 2019-11-05 penulis : Agung Priyo
  • Editor :junaedi
  • dibaca :843
Anggota TNI AD Dihajar Tiga Orang Pemabuk Dua dari tiga orang penganiaya anggota TNI ditangkap petugas.

Klikapa.com -Dua warga Wagir, Kabupaten Malang harus berurusan dengan polisi. Senin (4/11) malam. Mereka ditangkap Polsek Wagir karena kasus pengeroyokan. 


Keduanya diamankan petugas di rumahnya masing-masing. 
Mereka adalah Margono, 46, warga Dusun Rekesan Desa Gondowangi, dan Jaya Prastya, 25, warga Dusun Ngragi, Desa Pandanrejo Kecamatan Wagir.  


Korbannya dalam peristiwa ini adalah seorang anggota TNI AD, yakni Mashuri, 39, warga Dusun Rekesan Desa Gondowangi Kecamatan Wagir. 


"Selain dua tersangka, kami masih memburu pelaku lain yang kabur. Karena menurut keterangan korban, ada tiga orang yang memukulinya. Saat ini, kami masih memburu pelaku yang kabur tersebut," ungkap Kapolsek Wagir, AKP Sri Widyaningsih, Selasa (5/11/2019).


"Identitas pelaku yang kabur sudah kami kantongi. Sekarang tinggal menyelidiki keberadaannya," terang mantan Kapolsek Sumberpucung ini.


Informasinya, pengeroyokan terjadi pada Sabtu (2/11), sekitar pukul 22.00. Kejadiannya di simpang empat jalan kampung dekat rumah korban. Korban saat itu hanya melindungi tubuhnya dan tidak melawan.


Menurut korban, malam itu para pelaku sedang mabuk minuman keras (miras) di simpang empat jalan kampung. Saat itu korban sedang berada di dalam rumahnya. 


Korban merasa terganggu setelah mendengar suara orang tak dikenal berteriak-teriak di luar rumahnya. 


Ketika dilihat korban, kondisi orang tak dikenal itu bersimbah darah di bagian kepala. Lantaran merasa terganggu, korban keluar rumah dan meminta orang tak dikenal itu pergi. 


Namun bukannya pergi, mereka malah semakin menjadi. Tidak lama kemudian, datang para pelaku menghampiri korban. Tanpa banyak bicara, mereka lantas mengeroyok korban.


Dikeroyok tiga orang, korban hanya berusaha menghindar dan menangkis. Pengeroyokan baru berhenti, setelah warga sekitar datang menolong. Para pelaku langsung kabur.


Korban pun segera melaporkan kejadian ini ke polisi.(agp/lim)


BERITA TERKAIT