Tukang Bakso Bunuh Diri dan Tinggalkan Wasiat | Berita Terbaru Hari ini

Close

Tukang Bakso Bunuh Diri dan Tinggalkan Wasiat

  • 2019-11-07
  • Editor :junaedi
  • dibaca :1920
Tukang Bakso Bunuh Diri dan Tinggalkan Wasiat Korban saat ditemukan gantung diri di kamar mandi rumahnya.(ist)

Klikapa.com -Seorang tukang bakso, Slamet Riadi, 55, warga Jalan Tanjung Putra Yudha gang 6, Kelurahan Tanjungrejo, Kecamatan Sukun, Kota Malang, ditemukan tewas tertantung dalam kamar mandi, Rabu (6/11) malam. Korban sempat tulis surat wasiat sebelum mengakhiri hidupnya.


Polisi yang melakukan penyelidikan, menemukan secarik kertas wasiat tentang motifnya bunuh diri. Termasuk pesan untuk keempat anaknya. Korban kali pertama ditemukan oleh Sapari, 42, tetangganya yang curiga dengan pintu rumah yang tertutup terus menerus. Dari keterangan yang dihimpun, penemuan jenazah korban diawali dari kejanggalan di rumahnya.


Saksi Sapari menyebut bahwa sehari sebelum kejadian, korban masih sempat mengobrol dengan warga. Setelah itu, seharian dia tak terlihat. Masyarakat yang biasa bercengkrama dengan korban, merasa curiga. Saksi berupaya mengetuk rumah tersebut, tapi tak ada jawaban dan gerakan dari dalam rumah.


Setelah tidak ada reaksi atau sahutan dari dalam rumah korban, Sapari mengaku langsung meminta bantuan tetangga lain untuk mendobrak pintu rumah. Kecurigaan ada yang tidak beres, langsung terjawab. Begitu pintu terbuka, korban sudah terbujur kaku, tergantung di pintu kamar mandi.


Saksi lain, Eka Triyuana, tetangga korban, menyebut bahwa korban sudah lama depresi karena istri korban, sudah meninggal terlebih dahulu akibat sakit. Selain itu, korban menderita sakit diabetes. Kasubbag Humas Polres Makota, Ipda Ni Made Seruni Marhaeni menyebut petugas Polsek Sukun langsung melakukan penyelidikan tentang temuan jenazah ini.


“Petugas Polres Makota langsung penyelidikan, namun diduga korban mengalami depresi akibat sakit,” ujar Marhaeni, Kamis (7/11). 


Dugaan korban bunuh diri dikuatkan adanya surat wasiat yang ditulis oleh korban. Surat wasiat itu, diduga kuat Slamet sudah tidak kuat dengan penyakit yang dideritanya dan anak-anaknya yang jarang menjenguk setelah hidup sendiri usai istrinya meninggal dunia.


Berikut isi wasiat tersebut. "Aku sak durunge jaluk sepuro karo dulur-dulur kabeh lan anak anakku kabeh.


BERITA TERKAIT