Dasar Bapak Bejat. Putri Sendiri Diterayangi hampir Tiap Malam | Berita Terbaru Hari ini

Close

Dasar Bapak Bejat. Putri Sendiri Diterayangi hampir Tiap Malam

  • 2019-11-13 penulis : Agung Priyo
  • Editor :junaedi
  • dibaca :636
Dasar Bapak Bejat. Putri Sendiri Diterayangi hampir Tiap Malam Tersangka Munirul saat dirilis kasusnya oleh polisi.(agung)

Klikapa.com -Dasar bapak bejat. Putrinya sendiri dicabuli. Akibat ulah tak terpuji itu, Munirul, 38, sang bapak warga Dusun Sumberbelus Desa Sindurejo Kecamatan Gedangan, Kabupten Malang ini harus berhadapan dengan penegak hukum.

Tersangka mencabuli Intan (nama samaran), putrinya yang berusia 16 tahun. Intan dicabuli dengan cara digerayangi bagian payudara serta kelaminnya. 

Akibat perbuatan itu, tersangka harus meringkuk di balik rutan Mapolres Malang.


"Tersangka kami amankan setelah dilaporkan ibu korban dan perangkat desa. Dalam pemeriksaan, tersangka juga mengakui perbuatannya," ucap Kasatreskrim Polres Malang, AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo, Rabu (13/11).


Perilaku nyleneh sang bapak ini diakui berlangsung sejak tahun 2007 lalu. Pengakuannya, tersangka sudah lebih dari lima kali mencabuli putrinya. 


Semuanya dilakukan di dalam rumah, pada malam hari ketika istrinya sedang tidur.


"Korban dicabuli ketika tidur di samping ibunya. Istri tersangka tidak mengetahui, karena terlelap tidur," terang Tiksnarto.


Selama itu, korban tidak berani berontak. Korban takut dengan ayahnya. Sebab, tersangka dikenal temperamental dan sering kali melakukan bersikap kasar terhadap istrinya. 


Terbongkarnya perbuatan bejat tersangka, bermula dari pengaduan korban terhadap ibunya. Korban merasa sudah tidak kuat menahan diri, melihat perbuatan menyimpang ayahnya.


Dari pengaduan itu, ibunya melapor ke perangkat desa. Kemudian diteruskan dengan melaporkan ke Polres Malang hingga tersangka diciduk petugas di rumahnya.


"Tersangka kami jerat dengan pasal 82 ayat 1 dan 2 Jo pasal 76E Undang-undang nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan Undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. Ancaman hukumannya 20 tahun kurungan penjara," tegas Tiksnarto.


BERITA TERKAIT