Pengendara Motor Nekat Terobos Masuk Penjagaan Mako Brimob. Ternyata... | Berita Terbaru Hari ini

Close

Pengendara Motor Nekat Terobos Masuk Penjagaan Mako Brimob. Ternyata...

  • 2019-11-14
  • Editor :junaedi
  • dibaca :315
Pengendara Motor Nekat Terobos Masuk Penjagaan Mako Brimob. Ternyata... Polisi saat memeriksa pengedara motor yang akan masuk Mapolda Bali.(dok.antara)

Klikapa.com -Seorang pria denan motornya mencoba menerobos masuk Markas Komando (Mako) Brimob Polda Bali di Jalan WR Supratman, Denpasar Timur, Kamis (14/11). Namun aksi itu segera digagalkan perugas sebelu masuk lebin dalam.


Pria itupun segera diperiksa. Hasilnya, berdasar keterangan sang istri, pengendara motor itu diduga mengalami depresi.

"Dia hanya menerobos penjagaan saat itu lalu disetop sama penjaga di Brimob," kata Kapolsek Denpasar Timur Kompol I Nyoman Karang Adiputra di Mapolsek Denpasar Timur seperti dilansir antara, Kamis (14/11).


"Menurut keterangan istrinya, dia ini sakit depresi sejak berusia 25 tahun dan belum tahu lebih lanjut depresinya karena apa," sambung Nyoman Karang.

Dari pemeriksaan, katanya, diketahui penerobos itu berinisial CS. Ia itu tidak pernah menjalani perawatan di rumah sakit jiwa. Selama ini, kata dia, hanya saja masih ketergantungan obat semacam obat penenang.

"Dia enggak ada teriak bom, dan enggak ada ngomong apa-apa cuma nerobos masuk aja, menerobos pakai motor," ujar Nyoman Karang.

Ia menjelaskan, saat pemeriksaan pun, CS tidak bicara sepatah kata pun dan menurut istrinya, CsS memang sedang dalam kondisi sakit.

"Dari keterangan istrinya, saat kejadian istrinya sedang menebus obat ke apotek, dan pas ditinggal itu CS sedang tidur. Begitu istrinya balik pulang ke rumah, suaminya sudah tidak ada dan tahu-tahu ada informasi kalau suaminya ada di kantor polisi," terang Nyoman Karang.

Ia mengatakan pada pukul 14.00 WITA, CS dibawa ke RS Bhayangkara guna dilakukan pemeriksaan kesehatannya termasuk kejiwaannya.

"Dokter yang sering menangani dia [CS] di RS Dharmayadnya adalah dr Agung Sudewi, dan sudah dikonfirmasi tapi saat ini beliau sedang sibuk, dan belum bisa memberikan keterangan," kata Nyoman Karang.

Dari identifikasi diketahui CS merupakan pekerja lepas waktu sebagai tukang bangunan. Ia berasal dari Banyuwangi (Jawa Timur), dan kini bersama istrinya tinggal Jalan Siulan, Gang Plamboyan, Denpasar Timur.


BERITA TERKAIT