Jambore Vespa Berujung Penganiayaan. Begini Kejadiannya | Berita Terbaru Hari ini

Close

Jambore Vespa Berujung Penganiayaan. Begini Kejadiannya

  • 2019-11-18 penulis : Agung Priyo
  • Editor :junaedi
  • dibaca :1926
Jambore Vespa Berujung Penganiayaan. Begini Kejadiannya Satu dari dua tersangka pengeroyokan Ibnu Ngaitolah yang dirilis kasusnya oleh Polisi.(ipunk)

Klikapa.com -Video pengeroyokan di Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang, yang sempat viral pada 10 November lalu, berhasil diungkap Satreskrim Polres Malang. Dua orang pelakunya ditangkap sedangkan sisanya masih dalam pengejaran.

Kedua tersangka yang diamankan adalah, Ibnu Ngaitolah, 25, warga Kecamatan Bandung Kabupaten Tulungagung, dan MIS, 16, warga Kecamatan Kandat Kabupaten Kediri. Mereka berdua dibekuk di rumahnya masing-masing.

"Selain dua tersangka ini, ada beberapa pelaku yang masih buron. Saat ini, sedang kami selidiki keberadaannya," jelas Kasatreskrim Polres Malang, AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo, Senin (18/11).

Diperoleh keterangan, pengeroyokan itu terjadi 10 November lalu sekitar pukul 15.30. Kejadiannya di Jalan Raya Desa Codo Kacamatan Wajak, Kabupatena Malang. 

Korban pengeroyokan itu adalah Rizal Bhakti, 20, warga Kabupaten Brebes.

Kejadiannya, sore itu korban bersama teman-temannya sedang perjalanan pulang ke Lumajang. Mereka beramai-ramai naik pikap. Korban saat itu baru saja menghadiri acara Jambore Vespa di Hutan Pinus Wajak.

Sesampai di lokasi, korban melihat ada sekelompok orang merusak sepeda motor Vespa. Korban dan teman-temannya langsung berhenti. 


Kemudian berniat menghampiri sekelompok orang itu. Mereka, dua di antaranya tersangka yang kini ditangkap.


Namun belum sempat menghampiri, salah satu pelaku yang diketahui bernama Tepos (masih buron, red), mengeluarkan senjata tajam. 


Merasa terancam jiwanya, korban lari menyelamatkan diri. Tetapi pelaku terus mengejar. Sampai di depan toko, tersangka memukuli korban hingga terjatuh. Saat terjatuh itulah, para pelaku lain ikut menghajar korban.

Ada yang memukul dengan tangan kosong, menggunakan helm serta kunci roda mobil. Puas mengeroyok, para pelaku kabur. 


Sementara korban yang mengalami luka robek di kepala dan pelipis, ditolong warga yang kemudian melaporkannya ke Polsek Wajak. Kasus ini ada yang mengunggah ke media sosial hingga viral.


Satreskrim Polres Malang bekerjasama dengan Polsek Wajak, lantas menyelidiki. Berbekal dari video itu, polisi mengetahui salah satu pelakunya adalah MIS.


"Tersangka MIS yang usianya


BERITA TERKAIT