Ini Kesaksian Kenek Bus Fabian Anugrah Yang Terjun ke Jurang di Sungai Judel,Kesamben, Blitar, | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Ini Kesaksian Kenek Bus Fabian Anugrah Yang Terjun ke Jurang di Sungai Judel,Kesamben, Blitar,

  • 07-12-2019
  • Editor :junaedi
  • dibaca :2511
Ini Kesaksian Kenek Bus Fabian Anugrah Yang Terjun ke Jurang di Sungai Judel,Kesamben, Blitar, Kenek bus Fabian Anugrah, Moh  Antoni Anas.(dok.detikcom)

Klikapa.com -Bus pariwisata Fabian Anugrah yang membawa rombongan guru TK dari Tulungagung terjun di jembatan Sungai Judel Kecamatan Kesamben, Blitar, Jawa Timur, Sabtu (7/12) pagi.  Bagiamana kejadiannya, inilah kesaksian Kenek bus nopol AG 7555 UR itu.

Kenek bus Fabian Anugrah, Moh  Antoni Anas mengaku sebenarnya bus dalam kondisi baik. Ia juga tidak yakin jika sistem rem bermasalah.  

Sebelum bus terjun ke jurang, dia sudah melihat ada truk tronton berada di atas jembatan. Dia sudah meminta sang sopir untuk mengerem bus pelan-pelan.

BACA JUGA: Bus Rombongan Guru TK Tulungagung Masuk Jurang 5 Orang Tewas 24 Luka-luka

"Saat bus turun saya melihat ada truk parkir di atas jembatan. Saya minta sopir mengerem pelan-pelan sejak jaraknya sekitar 50 meter. Walaupun gak direm 100 persen, tapi karena pakai suspensi udara, baliknya bodi bus perlu stan atau waktu," tutur Anas, seperti dikutip detikcom, Sabtu (7/12/2019).

Namun ketika bus sudah dekat dengan truk dan bersiap menarik gas untuk naik ke jalan menanjak, tiba-tiba sepeda motor yang berada didepannya berbelok ke kanan, bermaksud memotong laju bus.

"Sepeda motor itu jaraknya hanya sekitar 2 meter di depan bus. Iya searah. Sopir reflek langsung banting stir ke kanan dan terjun ke sungai," bebernya.

Masih menurutnya, sebenarnya laju bus hanya sekitar 40 km per jam. Namun kontur jalan menurun, lepas jembatan menanjak sehingga menyulitkan bus untuk mencari celah yang aman.

Apalagi, kondisi jembatan masih dalam perbaikan. Sementara di sisi kiri jalan, banyak menumpuk material berupa pasir dan batu. Sehingga membuat badan jembatan makin sempit.

Begitu bus bergerak terjun ke sungai, Anas mengaku spontan menunduk di bawah dasbord. Dia mengaku beberapa penumpang terpelanting ke bagian depan, sempat menimpa badannya.

Anas bersyukur ia selamat dan hanya menderita luka memar di pelipis kiri dan nyeri di bagian punggung. 

Sementara itu, kesaksian Anas itu


BERITA TERKAIT