Komplotan Jambret di Kawasan Kampus Diringkus Satu Ditembak | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Komplotan Jambret di Kawasan Kampus Diringkus Satu Ditembak

  • 10-12-2019 penulis : Fino
  • Editor :junaedi
  • dibaca :2043
Komplotan Jambret di Kawasan Kampus Diringkus Satu Ditembak Tiga tersangka komplontan jambret yang diringkus polisi, satu diantaranya di tembak kakinya karena melawan petugas saat penangkapan.

Klikapa.com -Satu dari tiga komplotan jambret ditembak petugas Satreskrim Polresta Makota. Komplotan penjahat jalanan ini sering menyasar di kawasan kampus seperti di Jalan Veteran, Kota Malang.

Tersangka yang ditembak betis kanannya oleh petugas itu adalah Muhammad Redy Zanuar, 24, warga Desa Sumber Kradenan Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.

Polisi terpaksa 'melubangi' kaki kanannya karena melawan petugas saat digrebek di rumahnya pada Minggu (8/12).

Dua orang komplotannya yaitu Muhammad Syahahdi,21, dan Muhammad Riski, 18, keduanya juga warga Sumber Kradenan Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, ditangkap di tempat terpisah. 


Kapolresta Makota AKBP Leonardus Simarmata menjelaskan, mereka bertiga adalah komplotan jambret yang beraksi di Jalan Veteran, tepatnya di Gerbang Universitas Brawijaya, 24 November 2019 lalu.


“Korbannya pria inisial RA. Saat itu korban sedang duduk bersama teman wanitanya di kursi taman trotoar Jalan Veteran dekat gerbang UB. Mereka lalu didatangi oleh tiga tersangka yang langsung menodongkan senjata tajam berupa badik. Mereka meminta handphone serta tas,” ujar Leo panggilan akrab Leonardus Simarmata kepada wartawan, Selasa (10/12).


Masih menurut Leo, Saat beraksi, Redy menodongkan pisau, Riski dan Syahahdi merampas tas dan handphone milik korban dan mengancam kedua korban agar tidak berteriak meminta tolong. 


Saat perampasan itu terjadi, korban melawan. Redy langsung mengayunkan pisau ke arah korban, tapi ditangkis dengan tangan kiri.


Pisau itu menancap di pergelangan tangan korban. Redy berupaya menarik pisau tapi ditahan oleh korban. Karena sentakan keras, pisau lepas dan mengenai tangan kanan korban. 

Setelah itu, Redy langsung menyabetkan pisau ke arah wajah korban. Sehingga, pelipis serta hidung korban mengalami luka.
Usai melakukan kekerasan ini, tiga tersangka kabur dan membawa handphone Oppo dan tas korban. 

Paska kejadian, korban melapor ke polisi. Hasil penyelidikan polisi, ketiga tersangka, bersembunyi di rumah Sumber Kradenan. Petugas pun langsung menggerebek dan melakukan penangkapan. 

Tapi, dalam proses penangkapan,


BERITA TERKAIT