Curi Motor demi Ditunjukkan ke Istri Jika Bisa Bekerja | Berita Terbaru Hari ini

Close

Curi Motor demi Ditunjukkan ke Istri Jika Bisa Bekerja

  • 2019-12-13
  • Editor :junaedi
  • dibaca :840
Curi Motor demi Ditunjukkan ke Istri Jika Bisa Bekerja Dua pelaku curanmor Ahmad Bima Armadani dan Erik Lukmana Putra Sudarto saat diinterogasi Kapolres Malang Kota AKBP Leonardus Harapantua Simarmata Permata, Jumat (13/12)

Klikapa.com -Ingin buktikan bisa cari uang untuk istri, Ahmad Bima Armadani mecuri motor (Curanmor). Alhasil, residivis curanmor warga Jalan Kyai Pasreh Jaya, Kedungkandang, Kota Malang itu kembali ditangkap polisi.


Yang menjadi sasaran motor milik Muhammad Arif. Motor itu digondol saat berada di salah satu warnet di Jalan MT Haryono, Kota Malang. 


Saat beraksi, Ahmad tidak sendirian. Ia mengajak adik iparnya Erik Lukmana Putra Sudarto, warga Jalan Tenaga, Kecamatan Blimbing. Kini keduanya ditangkap dan harus mempertanggungjawabkan atas perbuatannya.


Kepada polisi, Ahmad mengaku harus kembali mencuri motor karena ingin membuktikan kepada istrinya kalau ia bisa cari uang yang banyak. 


"Istri saya selalu menghina kalau saya nggak bisa kasih uang banyak. Makanya, saya buktikan. Saya nikah sama kakanya Erik,” kata Ahmad.


Sebelumnya, pria 19 tahun itu mengaku pernah ditangkap kasus yang sama. "Dulu pernah berhenti mencuri setelah keluar penjara. Tapi karena dihina istri, jadinya mencuri lagi," katanya.


Kedua Curanmor ini ditangkap polisian atas laporan  Muhammad Arif, 20 warga Jalan Tenaga, Kota Malang. Rabu (11/12) lalu. Dia melaporkan motornya  Honda Beat warna merah Npol N 2193 HHE hilang.


"Berdasarkan laporan tersebut, polisi melakukan penyelidikan. Di  motor itu dipasang GPS oleh korban. Ini membantu kami melakukan penyelidikan," kata Kapolresta Malang Kota, AKBP Leonardus Harapantua Simarmata Permata, Jumat (13/12)
.

Berdasar GPS itu polisi segera pelacanya. Diketahui motor tersebut berada di rumah Erik. Polisi kemudian menangkap dua pelaku. 


"Saat hendak ditangkap, Ahmad melakukan perlawanan dan membahayakan petugas. Untuk itu, petugas langsung lakukan tindakan tegas terukur," tegas Leo, sapaan akrab Leonardus Simarmata.


Selain menangkap kedua tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti berupa motor, satu plat nomor, obeng, besi potongan gunting dan kunci pas. 


"Keduanya kami kenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara," tandas mantan


BERITA TERKAIT