Anak Durhaka, Ibu Yang Menderita Stroke Masih Dianiaya | Berita Terbaru Hari ini

Close

Anak Durhaka, Ibu Yang Menderita Stroke Masih Dianiaya

  • 2020-01-24 penulis : Agung Priyo
  • Editor :junaedi
  • dibaca :1674
Anak Durhaka, Ibu Yang Menderita Stroke Masih Dianiaya Tersangka Kacung ketika digelandang polisi.(agung)

Klikapa.com -Dasar anak durhaka. Ibunya yang sedang menderita stroke masih juga dianiaya.  Sugeng Siswanto alias Kuncung, 18, pemuda Desa Kemantren, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang pelakunya kini ditangkap dan disel polisi.


Kelakuan tak terpuji Kuncung kepada ibunya itu justru saat orangtuanya sedang terlelap tidur sekitar pukul 00.30 WIB, Sabtu (18/1) lalu. Dalam kondisi mabuk, ia menghampiri ibu yang berusia 46 tahun itu.


Tanpa banyak bicara, dia memukul wajah Rokimi bertubi-tubi. Mata sang ibu jadi sasaran tinju. Rokimi yang sedang lemas hanya bisa menahan sakit tak terhingga. 


Sang ibu yang lemas tak sanggup menghindar makin bikin Kuncung kesetanan. Ia makin menjadi-jadi, menendang tubuh Rokimi hingga tersungkur. Setelah menganiaya ibunya ia langsung kabur. 


Sambil mengerang kesakitan, wanita yang sedang lemas itu berteriak meminta tolong warga sekitar rumahnya. Keluarga dan tetangga pun memberi pertolongan. Rokimi diantarkan ke Polsek Jabung melaporan ke polisi. 


Ketika membuat laporan polisi, barulah terungkap perbuatan sadis Kuncung sudah sering dilakukan.  


“Sudah berulang kali dilakukan, puncaknya pada hari Sabtu (18/1) itu. Karena dianggap sudah keterlaluan, akhirnya dilaporkan ke polisi,"  jelas Kapolsek Jabung, AKP Syamsul Hidayat, Jumat (24/1/2020). 


Polisi lalu mencari si anak durhaka ini. Di tengah pencarian, Kuncung pulang ke rumahnya Jumat (24/1) dini hari setelah kabur selama lima hari. 


"Petugas langsung menangkapnya. Dia tak melakukan perlawanan saat ditangkap,” kata mantan Kasatreskoba Polres Malang ini.


Kini pemuda desa itu meringkuk di sel tahanan Polsek Jabung. Ia diperiksa intensif sembari menunggu proses sidang untuk mendapat hukuman. 


Di hadapan penyidik polisi, Kuncung bersilat lidah, membela diri. Kepada polisi, ia beralasan khilaf dan dalam pengaruh minuman keras. "Saya kesal karena selama ini seperti ditelantarkan," dalih Kuncung yang sudah berstatus tersangka itu.(agp/van)
 


BERITA TERKAIT