BlueDot Klaim Paling Awal Temukan Virus Corona di China | Berita Terbaru Hari ini

Close

BlueDot Klaim Paling Awal Temukan Virus Corona di China

  • 2020-01-28
  • Editor :junaedi
  • dibaca :675
BlueDot Klaim Paling Awal Temukan Virus Corona di China ilustrasi.(ist)

Klikapa.com -Perusahaan kecerdasan buatan asal Kanada, BlueDot mengklaim berhasil mendeteksi dan memberikan peringatan lebih dulu dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Badan Kesehatan Amerika Serikat soal virus Corona.

Kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) alias AI juga lebih awal mengabarkan kepada masyarakat tentang virus Corona yang terjadi di Wuhan, China. 

Seperti dikutip dari Melansir Wired, BlueDot mengabarkan virus Corona sejak 31 Desember 2019. Sementara Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) diketahui baru mengabarkan adanya virus mirip flu di Wuhan pada 9 Januari 2020. Sedangkan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat menginformasikan virus tersebut pada 6 Januari 2020.

Dalam kerjanya, BlueDot menggunakan alogaritma yang digerakkan oleh AI untuk menjelajahi laporan berita berbahasa asing, jaringan penyakit hewan dan tumbuhan, dan memberi pernyataan resmi kepada kliennya untuk menghindar dari zona berbahaya seperti Wuhan.

Ikhwal keterlambatan informasi yang disampaikan oleh WHO dan CDC mengenai virus Wuhan terjadi lantaran pejabat China tutup mulut. China juga dikenal tidak memiliki rekam jejak yang baik dalam berbagai informasi tentang penyakit, polusi udara, hingga bencana alam.

"Kami tahu bahwa pemerintah mungkin tidak dapat diandalkan untuk memberikan informasi secara tepat waktu," kata pendiri dan CEO BlueDot, Kamran Khan.

"Kita dapat mengambil berita tentang kemungkinan wabah, murmur kecil atau forum atau blog tentang indikasi beberapa peristiwa yang tidak biasa terjadi," ujarnya.

Khan memaparkan algoritma BlueDot tidak menggunakan postingan di media sosial untuk mendeteksi informasi mengenai virus Corona karena data tersebut dinilai terlalu berantakan. Dia berkata BlueDot menggunakan data tiket maskapai global untuk memprediksi ke mana dan kapan warga yang terinfeksi pergi.

Trik tersebut dinilai berhasil untuk memprediksi bahwa virus Corona akan menyebar ke Bangkok, Soul, Taipei, dan Tokyo setelah beberapa hari setelah kemunculan awal.


Khan menyampaikan hasil kerja BlueDot belum dijual kepada masyarakat. Sejauh ini, hanya pejabat kesehatan di sejumlah negara


BERITA TERKAIT