Tak Bisa Menang Lawan Tim PON Jatim, Pelatih Arema Evaluasi Skuatnya | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Tak Bisa Menang Lawan Tim PON Jatim, Pelatih Arema Evaluasi Skuatnya

  • 2020-02-06
  • Editor :junaedi
  • dibaca :630
Tak Bisa Menang Lawan Tim PON Jatim, Pelatih Arema Evaluasi Skuatnya Arema FC ditahan imbang 1-1 pada laga uji coba melawan tim PON Jatim di Stadion Kanjuruhan,(ipunk)

Klikapa.com -Ditahan imbang 1-1 dalam uji coba melawan Tim PON Jatim , di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, pada Rabu (5/2/2020), membuat kekuatan Arema FC dipertanyakan.

Dalam laga 2 x 50 menit, Hendro Siswanto gagal mendapatkan kemenangan. Muhammad Rafli membuat tim Singo Edan unggul lebih dulu pada menit 17, sebelum dibalas tim asuhan Rudy Keltjes pada menit 48 melalui Rizky Dwi Pangestu.

Padahal, pada laga itu,  tim besutan Mario Gomez ini dengan kekuatan penuh. Meski begitu kenyataannya kesulitan menang. 

Gomez sendiri terlihat santai melihat hasil ini. Dia menyebut ini baru pertandingan uji coba dalam pramusim. 

"Saat ini masih pramusim. Sepanjang persiapan ini pemain bekerja keras dalam latihan fisik. Hasil memang penting, namun lebih penting bagaimana Arema bermain. Kalau ada yang salah, itu akan dibenahi dalam evaluasi tim," kata pelatih asal Argentina ini.

Pada laga uji coba itu, terlihat banyak kesalahan sendiri yang dibuat pemain Arema. Mereka mudah kehilangan bola karena kesalahan sendiri. Seperti salah koordinasi maupun umpan yang tidak akurat.

Gomez sudah menyinggung satu di antara alasannya, pemain masih kelelahan karena program latihan dengan intensitas tinggi.

Tetapi, dia tidak ingin menjadikan kelelahan sebagai faktor kurang maksimalnya performa tim. Evaluasi yang dilakukan justru terkait strategi. Terutama bagaimana pemain harus bermain efektif dalam kondisi letih.

"Evaluasinya kami harus punya opsi lain (skema permainan) dalam sebuah pertandingan. Bukan hanya 2-3 opsi, tapi 5-6 opsi," jelas mantan pelatih Borneo FC itu.

Dalam uji coba itu, Arema buntu dalam upaya mencetak gol karena serangan yang dilakukan masih minim variasi. Gelandang kreatif, Oh In-kyun, kurang optimal.

Dia lebih banyak memburu bola dari kaki lawan ketimbang mengalirkan bola ke depan. Sementara Jonathan Bauman dan Elias Alderete yang masuk pertengahan babak kedua belum nyetel dengan pemain lain.
 


BERITA TERKAIT