Arema Merasa Ditipu Tapi Tetap Junjung Sportivitas | Berita Terbaru Hari ini

Close

Arema Merasa Ditipu Tapi Tetap Junjung Sportivitas

  • 2020-02-16
  • Editor :junaedi
  • dibaca :474
Arema Merasa Ditipu Tapi Tetap Junjung Sportivitas Media Officer Arema, Sudarmaji.(ist)

Klikapa.com -Arema FC merasa tidak ada masalah dengan perubahan jadwal laga semifinal Piala Gubernur Jatim 2020. Termasuk pindah venue dan laga tanpa penonton sesuai keputusan  Asprov dan Polda Jatim.

“Dari Arema FC secara tim, kami sejak awal tidak pernah mempersoalkan di manapun tempat diputuskan untuk digelar. Bahkan, saat Manager Meeting pada pertengahan Januari lalu, yang dihadiri semua klub peserta, sportif menerima apapun keputusan penyelenggara sebagai wujud sportivitas dalam sepak bola,” papar Media Officer Arema, Sudarmaji.

Hanya saja, Arema tidak bisa menutupi kecewanya. Pasalnya, kejadian di 2013 kembali terulang. Saat itu, semifinal di Stadion Kanjuruhan juga dibatalkan. Menurutnya, kala itu Arema bahkan dengan besar hati bermain di Surabaya hingga akhirnya menjadi juara.

“Ternyata pengalaman tahun 2013 masih terulang. Arema saat itu telah membuktikan sportif menerima keputusan main di Surabaya setelah semifinal di Kanjuruhan dibatalkan. Dari pengalaman itu, tentunya tahun ini tidak ingin terulang. Justru kami mengharapkan, awalnya agar apa yang dilakukan Arema saat itu bisa ditiru pihak lain,” tuturnya. 

Namun faktanya, laga semifinal di Stadion Kanjuruhan saat ini tetap dibatalkan. Padahal, menurut dia, saat Manager Meeting  lalu, semua peserta ditawari untuk menjadi tuan rumah dan bersiap jika ditunjuk sebagai tempat babak penyisihan, semifinal dan final.

“Waktu itu hanya Madura United dan Arema  yang siap ditunjuk, dan semua sportif menerimanya.  Arema menghormati keputusan apapun. Namun, di kemudian hari hal-hal seperti ini terulang, sportivitas itu harus konsisten dan tetap terjaga. Apalagi ini terkait image Jawa Timur,” terang pria asal Banyuwangi itu.

Malahan, dia sejatinya berharap Piala Gubernur Jatim 2020 ini menjadi momentum mewujudkan persaudaraan. Hanya saja, Arema tetap mengapresiasi upaya Asprov Jatim yang mengupayakan agar laga bisa berjalan. 

“Kami meminta maaf kepada seluruh pecinta bola Jawa Timur yang telah menunggu laga ini, dan kini keputusannya justru tanpa penonton. Kami terima


BERITA TERKAIT