Rampok Bersenjata Air Softgun Gasak Nenek Pedang Kaki Lima di Dampit | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Rampok Bersenjata Air Softgun Gasak Nenek Pedang Kaki Lima di Dampit

  • 2020-02-19 penulis : Agung Priyo
  • Editor :junaedi
  • dibaca :744
Rampok Bersenjata Air Softgun Gasak Nenek Pedang Kaki Lima di Dampit Nenek Pedagang Kaki Lima di Dampit, Kabupaten Malang ini menjadi korban perampok dan saat dalam perawatan di rumah sakit.(agung)

Klikapa.com – Rampok bersenjata airsoft gun beraksi di wilayah Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, Selasa (18/2). Korbannya nenek pedagang kaki lima, Leginem, 70, warga Lingkungan Ngelak, Kelurahan/Kecamatan Dampit. 


Pelaku yang diketahui seorang diri, menggasak uang dan perhiasan milik korban. Kasus perampokan ini, sedang dalam proses penyelidikan Polsek Dampit. 


Sementara akibat insiden itu, korban sempat dilarikan ke RS Bokor Turen. Pasalnya ia sempat tak sadarkan diri begitu barang-barangnya dirampok.


“Kondisi korban kini sudah membaik dan diperbolehkan pulang. Namun untuk pelakunya sekarang masih proses penyelidikan,” jelas Kasubag Humas Polres Malang, Ipda Nining Kusumawati.


Informasi yang diperoleh, peristiwa perampokan terjadi sekitar pukul 15.30. Saat kejadian kondisi cuaca sedang hujan deras. Sementara korban ketika itu sedang menunggu dagangannya di bedak kaki lima Pasar Dampit.


Ketika seorang diri menunggu, tiba-tiba korban didatangi pelaku yang mengendarai motor Verza warna putih. Pelaku menodongkan senjata airsoft gun kepada korban, sembari memaksa korban melepas perhiasan gelang, cincin dan kalung. Sembari ketakutan korban sempat menolak.


Namun pelaku marah dan menembakkan airsoft gun ke udara sebanyak dua kali. Korban yang semakin takut, hanya pasrah ketika pelaku merampas perhiasannya. Tidak berhenti disitu, uang dagangan korban di dalam laci sebesar Rp 750 ribu juga diambil.


Setelah merampas barang korban, pelaku kabur ke timur. Sementara korban langsung tak sadarkan diri. Warga sekitar yang melihat, lantas menolong dengan membawanya ke RS Bokor Turen. Sebagian warga lainnya melaporkan kejadian itu ke polisi.(agp) 
 


BERITA TERKAIT