Ada Kegiatan Susur Sungai, Ratusan Siswa SMP Diterjang Banjir Enam Tewas | Berita Terbaru Hari ini

Close

Ada Kegiatan Susur Sungai, Ratusan Siswa SMP Diterjang Banjir Enam Tewas

  • 2020-02-21
  • Editor :junaedi
  • dibaca :618
Ada Kegiatan Susur Sungai, Ratusan Siswa SMP Diterjang Banjir Enam Tewas Enam orang siswi SMP Negeri 1 Turi tewas terseret sungai sempor. (dok. BNPB)

Klikapa.com -Ratusan siswa SMPN 1 Turi Kabupaten Sleman dikabarkan  terseret arus banjir di Sungai Sempor, Padukuhan Dukuh, Desa Donokerto, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat (21/2). Enam orang meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.

Menurut Kepala Bidang Humas Polda DIY, Komisaris Besar Yuliyanto empat korban telah diketahui identitasnya, namun satu korban belum diketahui identitasnya.

"Jadi dalam peristiwa ini yang di data sementara masuk korban meninggal 5 siswa," kata Yuliyanto dalam keterangan tertulis.

Siswa yang ditemukan itu kini dibawa ke rumah sakit SWA yaitu SA kelas 8 alamat Sumber Rejo, A kelas 7 alamat Ngentak Tepan, NA kelas 8 alamat Kembang Arum, dan L alamat Kembang Arum. Sementara satu korban belum diketahui identitasnya, saat ini berada di RS Puri Husada.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Bencana BNPB Agus Wibowo mengatakan peristiwa itu terjadi saat kegiatan Pramuka dengan agenda susur sungai, Jumat, sekitar pukul 15.30 WIB. Saat itu arus cukup deras di Sungai Sembor.

"Murid hanyut yang sudah ditemukan berjumlah enam orang. Empat orang diketemukan meninggal dunia, dua di antaranya sudah teridentifikasi atas nama Nur Azizah dan Arisma," kata Agus dalam keterangan tertulis kepada media.

Ratusan Siswa SMP di Yogya Terseret Sungai, 5 Tewas

Ratusan siswa SMPN 1 Turi Kabupaten Sleman terseret arus banjir di Sungai Sempor, DIY, Jumat (21/2). Lima orang meninggal dunia. (Dok. BNPB)

Mereka yang tergabung dalam kegiatan pramuka merupakan kelas 7 dan 8 dari SMP Negeri 1 Turi. Sebanyak 257 orang mengikuti kegiatan penyusuran Sungai Sempor tanpa melihat kondisi cuaca. Namun demikian, saat ini kondisi masih simpang siur terkait dengan data jumlah murid yang mengalami insiden.

Agus mengatakan ketika para murid melakukan penyusuran, tiba-tiba terjadi banjir dengan arus deras yang akhirnya menghanyutkan beberapa murid.

Saat ini tim gabungan dari SAR dan Polres Sleman


BERITA TERKAIT