Vedor Ponsel Lebih Pede dengan Chipset Produksi Sendiri | Berita Terbaru Hari ini

Close

Vedor Ponsel Lebih Pede dengan Chipset Produksi Sendiri

  • 2020-02-22
  • Editor :junaedi
  • dibaca :486
Vedor Ponsel Lebih Pede dengan Chipset Produksi Sendiri Salah satu chipset HP yang kini dikembangkan vendor pabrikan HP.(ist)

Klikapa.com -Setelah Samsung, Apple, dan Huawei membuat chipset sendiri. Kiji jejak itu diikuti vendor ponsel asal China, Xiaomi dan Oppo juga tengah menggarap chipset buatan sendiri. Pabrikan ponsel seperti ramai-ramai membuat chipset mereka sendiri. 

Saat ini Oppo yang getol menyusul Apple yang memiliki Bionic, Huawei memiliki Kirin, Samsung memiliki Exynos. Sementara Oppo kini mengembangkan Oppo M1 dan Xiaomi mengembangkan chipset Surge S1.

Namun, Oppo M1 belum menjadi chipset yang berdiri sendiri. Chipset ini masih digunakan untuk mendukung kinerja chipset utama di smartphone. Nantinya, Oppo M1 yang dikembangkan Oppo ini akan digunakan bersama dengan prosesor anyar milik Qualcomm, Snapdragon 865, untuk ponsel Oppo Find X2

Lantas mengapa vendor ponsel ini berbondong-bondong membuka sektor produksi baru di System on Chip (SoC)?

Mengutip lansiran cnnindoensia, Pengamat gadget, Lucky Sebastian mengatakan keputusan vendor ponsel untuk membuat chipset sendiri dilakukan agar vendor tidak bergantung dengan pembuat chipset seperti Qualcomm hingga Mediatek. Ketergantungan ini tidak akan membuat vendor ponsel tak memiliki opsi chipset lain apabila tak menemukan kesepakatan dalam proses bisnis.

Contoh nyata adalah polemik ketergantungan ini adalah dalam kasus pemblokiran layanan Google kepada Huawei sebagai buntut perang dagang China-AS. Pemblokiran ini membuat ponsel Huawei tak lagi bisa menggunakan sistem operasi Android, Gmail, hingga Google Playstore.

"Kemudian dengan mendesain sendiri chipsetnya, vendor melepaskan ketergantungan dari penyedia chipset," kata Lucky.

Dilansir dari Gizmo China, para produsen ponsel yang membuat sendiri chipset mereka memang makin mengurangi ketergantungan dari chipset pihak ketiga.

Samsung bahkan diketahui telah menggunakan chipset Exynos pada 80,4 persen ponsel besutannya di segmen menengah. Secara keseluruhan, chipset Exynos dapat ditemukan di 61,4 persen ponsel Samsung pada kuartal ketiga 2019. Angka ini meningkat dari 64,2 persen pada 2018.

Selain itu, 74,6 persen ponsel yang dikapalkan Huawei pun telah menggunakan Kirin pada Q3 2019. Angka ini meningkat


BERITA TERKAIT