Satu dari Dua Pelaku Jambret Donomulyo Babak Belur Dihajar Warga | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Satu dari Dua Pelaku Jambret Donomulyo Babak Belur Dihajar Warga

  • 2020-02-25 penulis : Fino
  • Editor :junaedi
  • dibaca :1014
Satu dari Dua Pelaku Jambret Donomulyo Babak Belur Dihajar Warga Satu dari dua pelaku jambret babak belur dihajar warga.(fino)

Klikapa.com -Satu dari dua jambret tertangkap warga. Ia sempat menjadi sasaran amarah. Beruntung polisi segera datang dan segera mengamankan dari amuk warga yang kian parah.


Tersangka diketahui bernama Nanang Qosim, 34, warga Dusun Sumberkombang, Desa Kalipare, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang.


Warga marah karena pelaku dan temannya yang kabur, menyasar bocah, Mavelino Bagus, 10, pelajar SD asal Desa Kedungsalam, Kecamatan Donomulyo, Minggu (23/2) lalu. Pelaku pun sempat menjadi sansak hidup warga, setelah tertangkap warga.


Bersyukur polisi segera datang dan mengamankannya dari amukan massa. Dalam kondisi babak belur, tersangka digelandang ke Mapolsek Donomulyo. Sementara seorang temannya berinisial S, lolos dari kejaran warga.


“Untuk pelakunya masih kami buru. Identitasnya sudah kami kantongi tinggal menyelidiki keberadaannya,” ujar Kanitreskrim Polsek Donomulyo, Ipda M Arif Karnawan.


Dari keterangan yang dihimpun, peristiwa penjambretan terjadi Minggu (23/2) sekitar pukul 12.30 WIB. Kejadiannya di depan sebuah toko swalayan di Dusun Salamrejo, Desa Kedungsalam. 

Awalnya, korban sedang bermain game online di handphone miliknya, Vivo warna gold. Ketika sedang asyik bermain game, tiba-tiba ada dua orang tak dikenal menghampirinya.


Dua orang itu adalah Nanang dan temannya berinisial S yang kabur. Nanang turun dari sepeda motor, sementara pelaku S masih duduk di atas motor. Dengan dalih ingin mencatat nomor telepon, Nanang mengutarakan meminjam HP pada korban. Tetapi korban menolak, sehingga Nanang langsung merampas HP korban.


“Secara reflex korban langsung berteriak maling. Pelaku yang ketakutan dan panik berupaya melarikan diri,” kata M Arif Karnawan. 


Teriakan itu membuat warga berdatangan. Mereka lantas menghadang kedua pelaku yang berusaha kabur. Alhasil tersangka Nanang berhasil ditangkap warga setelah ditinggal temannya. Sedangkan S, berhasil kabur dan tancap dengan motor Suzuki Satria FU yang menjadi sarananya.


Begitu tertangkap, tanpa ampun warna langsung menghakimi Nanang. Meski pelaku sudah meminta ampun, warga


BERITA TERKAIT