Berboncengan Motor, Kakak dan Adik Tewas Ditabrak KA Malioboro Ekspres | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Berboncengan Motor, Kakak dan Adik Tewas Ditabrak KA Malioboro Ekspres

Berboncengan Motor, Kakak dan Adik Tewas Ditabrak KA Malioboro Ekspres Salahs atu korban tabrak KA (insert) dan kelurga saat mengurus jenzah di RSSA Malang.(firman)

Klikapa.com -Peristiwa tragis menimpa Dua saudara kandung. Mereka tewas dalam kecelakaan yang terjadi di Jalan Mergosono gang 10, Kota Malang, Rabu (26/2). Adik dan kakak ini meninggal dunia setelah tersambar kereta api Malioboro Ekspres sekitar pukul 08.30 WIB. 

Peristiwa nahas itu terjadi saat keduanya melintas di rel kereta api tanpa palang pintu. Saat itu keduanya berboncengan motor. Keduanya tewas seketika setelah terpental sejauh 15 meter bersama motornya.

Korban adalah Eko Wahyudi Santoso, 27 , (pengendara) dan adiknya Puji Dwi Laksono, 20, warga. Mereka tercatat sebagai warga Jalan Gadang XIB. 

Saat kejadian, mereka  melintas dari arah barat ke timur. Ketika sampai di lokasi kejadian, keduanya tak menyadari jika ada kereta api Malioboro Ekspress melintas. Sehingga, motor N 2519 ABR yang dikendarai tertabrak kereta itu.

Menurut saksi Muhammad Andra Maulana, 16,  peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.30 WIB. Saat itu, dirinya sedang duduk di warung  yang  tepat di depan TKP. 

"Tadi itu ada motor yang lewat. Kemudian, ada motor lagi yang nyusul (motor korban) di belakangnya tanpa lihat kanan kiri," terang dia.

Ketika korban melintas, banyak warga yang berteriak bahwa ada kereta yang akan melintas. 

"Saya dan teman-teman sempat teriak. Mungkin orangnya nggak dengar. Tahu-tahu dia menoleh dan sudah ada keretanya," lanjut Andra.

"Korban sempat terlempar dan kena tiang. Sampai akhirnya jatuh di plesteran," lanjut dia.

Petugas yang menerima laporan itu segera datang dan melakukan indentifikasi. Korban pun segera dievakuasi ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang, untuk mendapat visum.

Sementara itu, Kapolsek Sukun, AKP Suyoto mengatakan, peristiwa ini terjadi, diduga karena kekurang hati hatian pengendara sepeda motor. 

"Menurut keterangan saksi mata, sebenarnya korban sudah diperingatkan dan diteriaki oleh warga sekitar. Namun kedua korban tetap melintas sehingga membuat bagian belakang sepeda motor korban terserempet kereta api," jelas dia.(tea/ary)


BERITA TERKAIT