Kali Konto Meluap, Satu Warung Amblas, Jalan Raya Malang - Kedrii Nyaris Putus | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Kali Konto Meluap, Satu Warung Amblas, Jalan Raya Malang - Kedrii Nyaris Putus

  • 2020-02-28 penulis : suparijono
  • Editor :junaedi
  • dibaca :483
Kali Konto Meluap, Satu Warung Amblas, Jalan Raya Malang - Kedrii Nyaris Putus Kali Konto di kawasan Pujon, Kabupaten Malang meluap gerus dinding kali, hanyutkan warung dan jalan Raya Malang - Kediri tergerus

Klikapa.com -Curah hujan tinggi membuat Kali Konto di kawasan Pujon, Kabupaten Malang meluap dan menimbulkan longsor di bibir sungai. Akibatnya satu sebagian ruas Jalan Raya Malang - Kediri tepatnya di Dusun Ngepreh, Desa Bendonsari,  Kecamatan Pujon, ambrol, Jumat (28/2/2020).

Tak hanya itu, satu bangunan warung yang ada di tempat itu juga ambruk. Warung milik Hj Suminem itu rusak berat. Khususnya di bagian belakang yang tepat di bibir sungai, amblas. 

Menurut Diko Agustinus, warga Dusun Ngepreh, pada saat kejadian hujan deras terjadi. Kali Konto meluap dan airnya sampai ke jalan raya.  Derasnya air, mengikis dinding sungai dan mengakibatkan longsor pada sisi sungai serta merobohkan warung makan.

“Pada awalnya, posisi rumah makan aman. Setelah banjir dan air meluap sampai ke jalan raya, barulah tebing di sekitar sungai longsor. Rumah makan itu juga ambruk,” katanya.

Menurutnya bersyukur karena pemilik warung makan tidak ada di lokasi ketika kejadian. Setelah kejadian barulah pemilik warung datang bersama perangkat desa. Warga dan Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang datang dan membantu pemiliknya mengevakuasi barang-barang.

“Untuk barang-barang yang ada di warung sudah terbawah arus banjir semua, yang tersisa hanya beberapa tempat makanan yang ada di depan bangunan saja,” tambahnya

Sementara itu Hj Suminem, menyebutkan akibat kejadian itu, ia tak lagi bisa berjualan lagi. Ia perkirakan kerugiannya mencapai Rp 200 juta. 

“Mulai dari perlengkapan warung yang terbawah arus sampai bangunan roboh, kerugian mencapai Rp 200 juta. Akibat dari kejadian ini, saya dengan keluarga kehilangan pekerjaan dan penghasilan sehari-hari yang bisa mendukung kehidupan,” tuturnya.

Sedangkan polisi yang dan warga segera memberikan batas jalan dengan garis polisi dan batu-batu. Ini dimaksudkan agar pengguna jalan lebih berhati-hati di daerah longsor. Selain menghidari makin parahnya longsor yang bisa saja memutus


BERITA TERKAIT