Usai Memakan Korban, PT KAI Tutup Pelintasan Liar | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Usai Memakan Korban, PT KAI Tutup Pelintasan Liar

  • 2020-02-28
  • Editor :junaedi
  • dibaca :456
Usai Memakan Korban, PT KAI Tutup Pelintasan Liar Petugas PT KAI yang membongkar jalan semen yang menjadi pelintasan rel liar.(firman)

Klikapa.com -Usai memakan korban jiwa, perlintasan rel KA liar yang terletak di Gang Dahlia, Kelurahan Ciptomulyo, Kecamatan Sukun, Kota Malang, ditutup permanen oleh PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 8 Surabaya, Jumat (28/2). 

Penutupan itu dimaksudkan untuk mengurangi potensi terjadinya kecelakaan yang membahayakan keselamatan warga.

Sejak pagi, tim dari PT. KAI (Persero) melakukan pembongkaran akses jalan di perlintasan rel. Hal tersebut juga disaksikan oleh warga sekitar, Koramil dan Polsek Sukun.

BACA JUGA: Berboncengan Motor, Kakak dan Adik Tewas Ditabrak KA Malioboro Ekspres

Manager Humas PT. KAI Daop 8 Surabaya, Suprapto menjelaskan, penutupan lintasan liar tersebut dilakukan pada KM 52 + 3/4 petak jalan antara Stasiun Kota Lama - Stasiun Pakisaji. Sebab, perlintasan liar tersebut sangat membahayakan keselamatan masyarakat. 

BACA JUGA: Korban Tabrak KA, Baru Antar Kakak Lamar Kerja

"Apalagi, pada Rabu (26/2) terjadi kecelakaan. Dua orang pengendara motor terserempet kereta yang melintas. Sehingga, terpental dan meninggal dunia," terang dia.

Suprapto menjelaskan, penutupan perlintasan tersebut dilakukan secara permanen. Pihaknya telah memasang besi pembatas agar tidak bisa digunakan lagi oleh masyarakat. 

"Setelah kami bongkar jalan semen yang ada di lintasan liar, kami memasang patok di pinggir rel dan diberi portal yang dipaten mati," tegas dia.

Pada kesempatan tersebut, Suprapto menjelaskan, sejauh ini, di wilayah kerja PT. KAI Daop 8 Surabaya, yang meliputi Bojonegoro-Surabaya-Mojokerto-Sidoarjo-Bangil-Malang, memikiki 563 titik perlintasan kereta.

"Dari 563 titik perlintasan, 132 titik dijaga oleh petugas PT. KAI, 33 titik dijaga pihak swasta, 368 titik perlintasan tidak terjaga dan 30 titik perlintasan sudah dibuat fly over atau under pass," papar dia.

Ke depan, pihaknya akan berencana untuk menutup semua titik perlintasan kereta api liar. 

Sementara itu, Camat Sukun, I Ketut Widi Eka Wirawan mendukung langkah positif yang telah dilakukan PT. KAI untuk menjaga keselamatan warganya. 

"Warga sekitar banyak yang mendukung dan tidak ada gejolak.


BERITA TERKAIT