Ibunda Jokowi Empat Tahun Berjuang Melawan Kanker | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Ibunda Jokowi Empat Tahun Berjuang Melawan Kanker

  • 25-03-2020
  • Editor :junaedi
  • dibaca :651
Ibunda Jokowi Empat Tahun Berjuang Melawan Kanker Presiden Jokowi di dampingi putra dan saudaranya saat memberi keterngan pres ikhwal wafatnya sang ibdunda.(dok.bbc)

Klikapa.com -Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengungkapkan, wafatanya sang ibundanya meninggal karena penyakit yang dideritanya. Almarhumah disebutkan menderita sakit kanker selama empat tahun terakhir.

"Kita sudah berobat, kita semuanya sudah berikhtiar, berobat, terutamanya di RSPAD Gatot Subroto," ketika memberi keterangan pers di dampingi keluarga di rumah duka, RAbu (25/3/2020) malam.

Saat itu yang mendampingi Jokowi seluruhnya menggunakan masker. Keluarga yang mendampingi antara lain putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, juga paman dan adik Presiden.

Sempat menunduk, lalu presiden menambahkan, "Tetapi memang Allah SWT sudah menghendaki. Atas nama keluarga besar, saya ingin memohonkan doa agar dosa-dosanya diampuni Allah SWT dan khusnul khotimah."

Pernyataan penutup presiden ini lalu diamini seluruh yang hadir.

Sementara, Juru bicara Presiden, Fadjroel Rachman, mengarahkan agar para menteri tidak melayat ke rumah duka maupun pemakaman.

Hanya ada dua orang menteri yang mendampingi Presiden Jokowi di Solo, yaitu Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

Menko Polhukam Mahfud MD mengatakan sempat berniat terbang ke Solo, namun kemudian diurungkan dan memutuskan salat ghaib dari rumah untuk almarhumah.

"Beliau minta agar almarhumah didoakan dari rumah masing-masing saja. Saya sendiri mengimbau juga, sebaiknya bagi kaum Muslimin yang ingin mensalatkan janazahnya dilakukan dengn salat ghaib saja dari rumah," kata Mahfud.

Sementara itu Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo atas nama keluarga Presiden Joko Widodo meminta kepada masyarakat untuk mendoakan di rumah masing-masing.

Hal ini dilakukan untuk menghindari terjadi kerumuman orang saat di lingkungan sekitar rumah duka. Ini semata atas pertimbangan mencegah paparan virus corona yang sedang mewabah.

"Tentu keluarga sangat bahagia, senang dan sangat menghormati jika warga masyarakat semuanya bisa mendoakan dari rumah. Dan doa dari rumah, jauh sangat cukup sekali," kata Ganjar.

Ibunda Presiden Jokowi, Sujiatmi Notomiharjo akan dimakamkan pada Kamis (26/03) pukul 13.00 WIB di pemakaman keluarga yang terletak di


BERITA TERKAIT