Pemkot Malang Paling Pelit Alokasikan Dana Penanganan Virus Corona | Berita Terbaru Hari ini

Close

Pemkot Malang Paling Pelit Alokasikan Dana Penanganan Virus Corona

  • 2020-03-26 penulis : bagus
  • Editor :junaedi
  • dibaca :273
Pemkot Malang Paling Pelit Alokasikan Dana Penanganan Virus Corona Ilustrasi pemasangan bilik disinfentak di Balai Kota Malang.

Klikapa.com -Pemerintah Kota Malang ternyata 'pelit' dalam mengalokasikan dana untuk penanganan kasus virus corona atau covid-19. Dibandingakan kota tetangganya, Kabupaten Malang dan Kota Batu, tak sampai separo dana untuk virus corona itu.

Menurut Kabag Humas Pemkot Malang, Nur Widianto alokasi penanganan Corona bersumber dari  APBD Kota Malang tahun 2020. 

"Kita menggunakan anggaran belanja tidak terduga senilai Rp 2,15 Miliar dari APBD. Selain itu dari Dana Insentif Khusus (DIK) Kesehatan sebesar Rp 400 juta untuk menangani Covid-19," jelasnya, Rabu (25/3/2020).

Jika dibandingan dua pemerintah daerah tetanggapnya tak sampai separonya. Kota Batu mengalokasikan dana untuk covid-19, Rp 7 miliar. Sedangkan Kabupaten Malang siapkan dana Rp 15 miliar.


Menurut Widianto, saat ini Pemkot Malang masih membutuhkan tambahan anggaran dan sedang mengajukan ke pemerintah pusat. 


Pasalnya, Wali Kota Malang Sutiaji sedang menjajaki agar RSUD Kota Malang dijadikan salah satu rumah sakit penanganan Covid-19. 


“Untuk menjadikan RSUD rujukan butuh anggaran sekitar Rp 15 Miliar,” jelas Widianto.


“Kementerian Keuangan juga meminta kepada daerah untuk segera melaporkan biaya penanganan secara berkala. Kami lihat pemerintah pusat tidak akan lepas untuk membantu daerah menanggulangi Covid-19 ini," tandas Wiwid, sapaan akrabnya.


Pemkot Malang juga berjanji akan gencarkan kerjasama dengan perusahaan swasta dan berbagai komunitas serta lembaga dalam mencegah penyebaran virus Corona. Di antaranya bantuan dropping hand sanitizer dan masker.


Terpisah Juru Bicara Penanganan Covid-19 Kabupaten Malang, drg Arbani Mukti Wibowo, mengatakan, Rp 15 miliar sudah disedikan Pemkab Malang untuk penanganan covid-19. 

"Total anggaran yang disiapkan itu untuk sementara. Jika kurang, nanti kami akan berkoordinasi,” katanya. 


Kepala Dinkes Kabupaten Malang ini mengatakan, anggaran penanganan Covid -19 digunakan untuk beberapa keperluan. Di antaranya pembelian  Alat Pelindung Diri  (APD), pengadaan alat semprot disinfektan dan hand sanitizer.

"Kami sedang proses pembelian APD, juga sprayer dan disinfektan,” tambahnya. 


Sedangkan


BERITA TERKAIT