Jual Motor Lewat Facebook Pemuda Asal Bumiayu Malah Jadi Korban Penipuan | Berita Terbaru Hari ini

Close

Jual Motor Lewat Facebook Pemuda Asal Bumiayu Malah Jadi Korban Penipuan

  • 2020-03-26
  • Editor :junaedi
  • dibaca :255
Jual Motor Lewat Facebook Pemuda Asal Bumiayu Malah Jadi Korban Penipuan Motor milik korban yang kini raib digodol pelaku.(ist)

Klikapa.com -Percaya dengan teman yang baru dikenalnya, Wahyu Irawan, warga Jalan Kiai Parseh Jaya, Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang menjadi korban penipuan. Motor kesayangannya KLX digondol kenalannya itu. Kejadiannya terjadi pada Jumat (20/3/2020) lalu.

Menurut pemuda berusia 24 tahun ini, peristiwa penipuan yang dialaminya bermula saat ia berniat menjual motor KLX nopol S-4157-KW. Korban menawarkan motornya melalui media sosial Facebook.


"Setelah motor saya posting, ada seseorang berinisial M yang inbox saya. Kemudian dia mengajak janjian untuk melihat motornya," terang Wahyu, Kamis (26/3/2020).


Esok harinya, Jumat (20/3/2020) sekitar pukul 18.30, M datang ke lokasi yang sudah dijanjikan. M datang dengan seorang pria berinisial B, yang diakui temannya. Setelah melihat motornya, M kemudian mengatakan ingin mencobanya.


Karena percaya, korban menyerahkan motornya untuk dicoba. "Saya beri izin mencona karena temannya ditinggal bersama saya," ujarnya.


Namun setelah satu jam ditunggu, ternyata motornya dan M tidak kunjung kembali. Bahkan nomor ponselnya saat dihubungi juga tidak aktif. 


"Ketika saya pada B, temannya juga bingung. Katanya dia baru kenal dan hanya diminta tolong mengantarkan," tuturnya.


Lebih lanjut, korban mengatakan kalau B diiming-imingi oleh pelaku akan diberi uang setelah transaksi pembelian motor. "Tidak tahunya dia malah ditinggal dan tidak tahu-menahu," katanya.

Merasa menjadi korban penipuan, Wahyu segera melapor ke Polsekta Kedungkandang. Kasusnya sedang dalam tahap penyelidikan. 


"Laporannya sudah ada dan sekarang proses penyelidikan," ucap Kasubbag Humas Polresta Malang Kota, Iptu Ni Made Seruni Marhaeni. 

Ia mengimbau masyarakat supaya selalu berhati-hati dan waspada, utamanya ketika melakukan transaksi jual beli kepada orang yang tidak dikenal. 

"Selalu berhati-hati. Ketika hendak melakukan transaksi apapun, ketahui identitas calon pembeli, kalau perlu cek KTP-nya," tandasnya.(tea/agp)


BERITA TERKAIT